Pontianak    

Warga Keluhkan Penyebrangan Feri Tak Beroperasi Hampir 2 Bulan, Ini Kata Dishub Pontianak

Oleh : adminkalbaronline
Friday, 10 October 2025
Warga Keluhkan Penyebrangan Feri Tak Beroperasi Hampir 2 Bulan, Ini Kata Dishub Pontianak
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Warga Kota Pontianak mengeluhkan tidak beroperasinya penyeberangan kapal feri rute Bardanadi - Siantan yang sudah berlangsung sekitar dua bulan terakhir.

Pantauan di lokasi, sebuah banner bertuliskan “Kapal Stop Operasi Sedang Dalam Perawatan” terpampang di area depan pintu masuk penyeberangan.

Keluhan salah satunya disampaikan oleh Maya (29 tahun), warga Siantan yang setiap hari bekerja di kawasan Pontianak Kota. Ia mengaku kesulitan sejak feri berhenti beroperasi karena terpaksa menempuh jalur darat yang padat, terutama pada jam-jam sibuk.

“Udah sekitar dua bulan gak aktif. Saya emang tiap pergi kerja lewat penyebrangan feri, karena dekat ke tempat kerja saya. Kalau bisa sih pemkot cepat mengatasinya, karena banyak juga warga lain ngeluh kok penyebrangan gak buka-buka, udah lama banget,” ujar Maya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak, Trisna Ibrahim menjelaskan, bahwa penghentian sementara operasional feri disebabkan oleh kendala teknis dan proses perawatan rutin yang harus dilakukan oleh pihak pengelola.

“Hanya kendala teknis. KSOP sebagai pihak yang mengeluarkan izin juga tidak mau sembarangan. Waktunya memang harus maintenance, itu demi keselamatan,” jelas Trisna.

Ia menambahkan, perawatan kali ini memakan waktu lebih lama, karena adanya antrean panjang di perusahaan yang menangani perbaikan jembatan dan sarana penyeberangan.

“Sekarang antreannya panjang, tidak seperti dulu. Jembatan Nusantara baru dapat giliran, sekarang mungkin sudah dalam tahap penyelesaian akhir,” katanya.

Lebih lanjut Trisna memastikan, bahwa operasional penyeberangan akan segera dibuka kembali setelah seluruh proses perawatan dinyatakan selesai dan aman oleh pihak berwenang.

“Mungkin dalam satu atau dua minggu sudah bisa beroperasi kembali. Kami masih menunggu laporan dari manajer Jembatan Nusantara. Sementara ini memang padat, tapi masyarakat masih bisa lewat Jembatan Duplikasi,” ujarnya.

Penyeberangan Bardanadi - Siantan selama ini menjadi jalur alternatif penting yang menghubungkan dua wilayah padat aktivitas di Kota Pontianak. Tidak berfungsinya penyeberangan ini membuat arus lalu lintas di Jembatan Kapuas dan Jembatan Kapuas II menjadi lebih padat, terutama pada pagi dan sore hari. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Gerakan Skrining TBC dan PSN, Langkah Nyata Pontianak Menuju Kota Sehat dan Bebas Penyakit Menular
Friday, 10 October 2025
Artikel Sebelumnya
Bea Cukai Gagalkan Penyeludupan Daging dan 800 Ribu Batang Rokok Ilegal
Friday, 10 October 2025

Berita terkait