Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Friday, 10 October 2025 |
KALBARONLINE.com - Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Lasarus, bersama rombongan dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (09/10/2025).
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan beserta jajaran di perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu dan Sintang.
Kunjungan kerja ini berfokus pada peninjauan langsung pembangunan dan kondisi infrastruktur di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lasarus yang telah memfasilitasi kehadiran perwakilan Kementerian PU dan seluruh Kepala Balai di Kalimantan Barat.
"Tadi mulai dari Simpang Silat meninjau Inpres Jalan Daerah (IJD), yaitu pembangunan jalan, kemudian meninjau jembatan-jembatan kecil atau jembatan beli yang ada di sepanjang jalan nasional," jelas Bupati Fransiskus.
Peninjauan juga mencakup flyover atau jembatan layang untuk mengatasi banjir, serta berakhir di Waterfront Siluk Putussibau dan melihat normalisasi danau Jaras, Danau Sinau, dan lainnya.
Bupati menyoroti besarnya tanggung jawab pemerintah kabupaten dalam mengelola ruas jalan sepanjang 1.989 KM (terdiri dari 1.242 KM jalan kabupaten dan 747 KM jalan desa)
"Tentu dengan kondisi keuangan kami yang ada sekarang agak sulit dan mustahil kami bisa membangun ruas jalan sepanjang ini dengan maksimal," ujarnya.
Oleh karena itu, ia sangat bersyukur atas adanya program IJD yang berkat pengawalan Lasarus, telah berjalan berturut-turut sejak 2023, 2024, dan diharapkan berlanjut di tahun 2025.
"Ini sangat bermanfaat dan betul-betul membawa keberkahan bagi masyarakat kabupaten Kapuas Hulu," tambah Fransiskus, sembari berharap Lasarus dapat terus memperjuangkan ruas-ruas jalan daerah Kapuas Hulu.
Komitmen Lasarus: Kapuas Hulu Dapat Porsi Terbesar di Kalbar
Menanggapi harapan tersebut, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menyampaikan sinyal positif terkait alokasi anggaran infrastruktur untuk kabupaten paling timur di Provinsi Kalbar itu.
"Kabupaten Kapuas Hulu sepertinya yang terbesar di Kalbar untuk tahun 2025 sedang di proses finalisasi data dan seterusnya," ungkap Lasarus.
Ia turut memaparkan temuan penting selama peninjauan, terutama terkait kondisi jembatan dan jalan. Beberapa jembatan rangka baja, seperti di Bongkong, Mentebah, dan Kalis, dinilai masih belum standar, termasuk jembatan yang masih menggunakan kayu.
"Kami akan selesaikan semua," tegasnya.
Rombongan juga meninjau tanjakan Bukit Biru yang telah menjadi masalah menahun.
Selain jalan dan jembatan, Lasarus juga menyoroti masalah lingkungan dan fasilitas publik, seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Lasarus pun meminta pihak Cipta Karya untuk mencatat bahwa lahan untuk TPA sudah tersedia di Kalis. Hal ini akan segera diagendakan dan didiskusikan lebih lanjut dengan Bupati untuk membangun TPA yang ramah lingkungan dan tertata secara teknis.
Begitupun dengan Terminal Bandara Pangsuma, Lasarus memastikan bahwa pembangunan terminal ini sudah rampung dan sebentar lagi siap untuk diresmikan.
"PR yang sudah kita kumpulkan cukup banyak di jalan," tutup Lasarus seraya menggarisbawahi besarnya tantangan dan komitmen untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur vital di Kapuas Hulu.
Harapan Publik
Sebelumnya, apa yang menjadi target pemerintah berupa pembangunan infrastruktur telah menjadi harapan publik Kapuas Hulu sejak lama.
Namun publik juga mempertanyakan, apakah pembangunan infrastruktur yang notabene memakai APBN 2025, khususnya di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, yang disampaikan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus tersebut bisa terealisasi?
Mengingat pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan melakukan pemangkasan transfer keuangan daerah (TKD), di mana tentunya sangat berdampak sekali dengan kegiatan pembagunan di berbagai sektor, termasuk penyelesaian pembangunan infrastruktur yang dijanjikan. (Haq)
KALBARONLINE.com - Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Lasarus, bersama rombongan dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (09/10/2025).
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan beserta jajaran di perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu dan Sintang.
Kunjungan kerja ini berfokus pada peninjauan langsung pembangunan dan kondisi infrastruktur di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lasarus yang telah memfasilitasi kehadiran perwakilan Kementerian PU dan seluruh Kepala Balai di Kalimantan Barat.
"Tadi mulai dari Simpang Silat meninjau Inpres Jalan Daerah (IJD), yaitu pembangunan jalan, kemudian meninjau jembatan-jembatan kecil atau jembatan beli yang ada di sepanjang jalan nasional," jelas Bupati Fransiskus.
Peninjauan juga mencakup flyover atau jembatan layang untuk mengatasi banjir, serta berakhir di Waterfront Siluk Putussibau dan melihat normalisasi danau Jaras, Danau Sinau, dan lainnya.
Bupati menyoroti besarnya tanggung jawab pemerintah kabupaten dalam mengelola ruas jalan sepanjang 1.989 KM (terdiri dari 1.242 KM jalan kabupaten dan 747 KM jalan desa)
"Tentu dengan kondisi keuangan kami yang ada sekarang agak sulit dan mustahil kami bisa membangun ruas jalan sepanjang ini dengan maksimal," ujarnya.
Oleh karena itu, ia sangat bersyukur atas adanya program IJD yang berkat pengawalan Lasarus, telah berjalan berturut-turut sejak 2023, 2024, dan diharapkan berlanjut di tahun 2025.
"Ini sangat bermanfaat dan betul-betul membawa keberkahan bagi masyarakat kabupaten Kapuas Hulu," tambah Fransiskus, sembari berharap Lasarus dapat terus memperjuangkan ruas-ruas jalan daerah Kapuas Hulu.
Komitmen Lasarus: Kapuas Hulu Dapat Porsi Terbesar di Kalbar
Menanggapi harapan tersebut, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menyampaikan sinyal positif terkait alokasi anggaran infrastruktur untuk kabupaten paling timur di Provinsi Kalbar itu.
"Kabupaten Kapuas Hulu sepertinya yang terbesar di Kalbar untuk tahun 2025 sedang di proses finalisasi data dan seterusnya," ungkap Lasarus.
Ia turut memaparkan temuan penting selama peninjauan, terutama terkait kondisi jembatan dan jalan. Beberapa jembatan rangka baja, seperti di Bongkong, Mentebah, dan Kalis, dinilai masih belum standar, termasuk jembatan yang masih menggunakan kayu.
"Kami akan selesaikan semua," tegasnya.
Rombongan juga meninjau tanjakan Bukit Biru yang telah menjadi masalah menahun.
Selain jalan dan jembatan, Lasarus juga menyoroti masalah lingkungan dan fasilitas publik, seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Lasarus pun meminta pihak Cipta Karya untuk mencatat bahwa lahan untuk TPA sudah tersedia di Kalis. Hal ini akan segera diagendakan dan didiskusikan lebih lanjut dengan Bupati untuk membangun TPA yang ramah lingkungan dan tertata secara teknis.
Begitupun dengan Terminal Bandara Pangsuma, Lasarus memastikan bahwa pembangunan terminal ini sudah rampung dan sebentar lagi siap untuk diresmikan.
"PR yang sudah kita kumpulkan cukup banyak di jalan," tutup Lasarus seraya menggarisbawahi besarnya tantangan dan komitmen untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur vital di Kapuas Hulu.
Harapan Publik
Sebelumnya, apa yang menjadi target pemerintah berupa pembangunan infrastruktur telah menjadi harapan publik Kapuas Hulu sejak lama.
Namun publik juga mempertanyakan, apakah pembangunan infrastruktur yang notabene memakai APBN 2025, khususnya di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, yang disampaikan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus tersebut bisa terealisasi?
Mengingat pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan melakukan pemangkasan transfer keuangan daerah (TKD), di mana tentunya sangat berdampak sekali dengan kegiatan pembagunan di berbagai sektor, termasuk penyelesaian pembangunan infrastruktur yang dijanjikan. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini