Pontianak    

Perusahaan Papan Atas Kumpul di Ketapang, Krisantus: Lucu Rasanya Kalau Masyarakat Tetap Miskin dan Infrastrukturnya Rusak

Oleh : adminkalbaronline
Monday, 07 July 2025
Perusahaan Papan Atas Kumpul di Ketapang, Krisantus: Lucu Rasanya Kalau Masyarakat Tetap Miskin dan Infrastrukturnya Rusak
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Ketapang dengan mengunjungi rumah Kepala SMA Negeri 1 Sandai, Dede Syukur, dan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Sungai Laur, Jimmy Bidayuh, pada Minggu (06/07/2025).

Kunjungan itu disambut hangat oleh warga dan diwarnai dengan jamuan makan siang serta hiburan karaoke bersama.

Dalam kesempatan itu, Wagub Krisantus menyampaikan, bahwa kunjungannya bertujuan menyerap aspirasi masyarakat, terutama terkait infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan kondisi ekonomi.

“Selaku Wakil Gubernur Kalimantan Barat, saya ingin mengetahui secara jelas bagaimana kondisi secara reel di seluruh pelosok Kalimantan Barat dalam rangka mengaplikasikan kebijakan yang akan kita perjuangkan kedepannya agar menjadi lebih baik”, ungkap Krisantus.

[caption id="attachment_213620" align="aligncenter" width="1500"]Krisantus Kurniawan Ketapang, perusahaan papan atas Ketapang, infrastruktur Ketapang rusak, CSR perusahaan Ketapang, kunjungan kerja Wakil Gubernur Kalbar, investasi Ketapang, kondisi ekonomi Ketapang Krisantus Kurniawan soroti lucunya Ketapang kaya perusahaan papan atas tapi rakyat miskin dan infrastruktur rusak. Perusahaan diminta tingkatkan kepedulian.[/caption]

Dikatakannya, Kabupaten Ketapang ini merupakan kabupaten terluas di Kalimantan Barat, dengan luas wilayah 43 Km persegi, sama dengan luas Provinsi Jawa Barat, dan menjadi tugas berat bagi Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk mengelolanya, di mana daerah ini yang mana kaya akan sumber daya alam seperti hasil tambang, potensi pertanian dan perkebunan juga luar biasa.

"Saya ingin memastikan bahwa investasi tersebut berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan berdampak pada penyerapan tenaga kerja, berdampak pada kegiatan-kegiatan pemerintah maupun masyarakat yang bersifat umum, CSR mereka bisa diarahkan untuk kegiatan-kegiatan masyarakat, pemerintah Kabupaten Ketapang," ujarnya.

Krisantus juga mengatakan, bahwa di Kabupaten Ketapang ada 157 perusahaan, mulai dari perusahaan pertambangan yang terdiri dari berbagai grup, yang mana perusahaan tersebut memiliki track record baik yang ada di papan atas perusahaan-perusahaan yang ada di Republik Indonesia ini.

"Rasanya lucu apabila masyarakat di Kabupaten Ketapang masih tetap miskin, infrastrukturnya rusak. Oleh karenanya saya mengimbau seluruh perusahaan untuk bisa bersama pemerintah tingkatkan kepeduliannya dalam membangun Kabupaten Ketapang," tutup Krisantus. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Lewat BWI, BPN Kalbar Dorong Tanah Wakaf Dikelola Lebih Profesional
Monday, 07 July 2025
Artikel Sebelumnya
Imigrasi Pontianak Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Petugas Paspor
Monday, 07 July 2025

Berita terkait