Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : shella |
| Monday, 11 November 2024 |
KalbarOnline - Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) menjadi keluhan kesehatan yang umum dialami masyarakat.
Penyakit ini ditandai dengan rasa terbakar di dada (heartburn), sering sendawa, mual, bahkan rasa asam di mulut.
Meski tersedia banyak obat di pasaran, beberapa cara alami juga dapat membantu meredakan gejala asam lambung.
Berikut beberapa cara alami untuk mengatasi asam lambung:
Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun sering dapat membantu mengurangi produksi asam lambung. Disarankan untuk menghindari makanan pedas, berminyak, asam, serta minuman berkarbonasi dan berkafein.
Mengunyah permen karet bisa merangsang produksi air liur, yang dapat membantu menetralisir asam lambung. Selain itu, tindakan mengunyah juga membantu mengurangi frekuensi refluks.
Air kelapa bisa membantu menyeimbangkan pH di lambung karena sifatnya yang basa. Minuman ini juga memberikan efek menenangkan pada saluran pencernaan, sehingga membantu meredakan gejala asam lambung.
Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa membantu mengurangi iritasi lambung. Kamu bisa membuat teh jahe atau menambahkan jahe ke dalam makanan sehari-hari sebagai alternatif alami untuk meredakan asam lambung.
Posisi tidur yang baik bisa membantu mengurangi kemungkinan naiknya asam lambung. Cobalah tidur dengan posisi kepala lebih tinggi atau miring ke kiri agar aliran asam lambung tidak mudah naik.
[caption id="attachment_185991" align="aligncenter" width="612"]
Ilustrasi. Foto: istockphoto.com[/caption]
Pisang mengandung senyawa alami yang dapat melapisi dinding lambung, sementara oatmeal adalah makanan rendah asam yang bisa memberikan rasa kenyang lebih lama tanpa merangsang asam lambung.
Stres dapat memicu produksi asam lambung. Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, dan yoga bisa membantu menjaga keseimbangan mental serta mengurangi gejala refluks. (she)
KalbarOnline - Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) menjadi keluhan kesehatan yang umum dialami masyarakat.
Penyakit ini ditandai dengan rasa terbakar di dada (heartburn), sering sendawa, mual, bahkan rasa asam di mulut.
Meski tersedia banyak obat di pasaran, beberapa cara alami juga dapat membantu meredakan gejala asam lambung.
Berikut beberapa cara alami untuk mengatasi asam lambung:
Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun sering dapat membantu mengurangi produksi asam lambung. Disarankan untuk menghindari makanan pedas, berminyak, asam, serta minuman berkarbonasi dan berkafein.
Mengunyah permen karet bisa merangsang produksi air liur, yang dapat membantu menetralisir asam lambung. Selain itu, tindakan mengunyah juga membantu mengurangi frekuensi refluks.
Air kelapa bisa membantu menyeimbangkan pH di lambung karena sifatnya yang basa. Minuman ini juga memberikan efek menenangkan pada saluran pencernaan, sehingga membantu meredakan gejala asam lambung.
Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa membantu mengurangi iritasi lambung. Kamu bisa membuat teh jahe atau menambahkan jahe ke dalam makanan sehari-hari sebagai alternatif alami untuk meredakan asam lambung.
Posisi tidur yang baik bisa membantu mengurangi kemungkinan naiknya asam lambung. Cobalah tidur dengan posisi kepala lebih tinggi atau miring ke kiri agar aliran asam lambung tidak mudah naik.
[caption id="attachment_185991" align="aligncenter" width="612"]
Ilustrasi. Foto: istockphoto.com[/caption]
Pisang mengandung senyawa alami yang dapat melapisi dinding lambung, sementara oatmeal adalah makanan rendah asam yang bisa memberikan rasa kenyang lebih lama tanpa merangsang asam lambung.
Stres dapat memicu produksi asam lambung. Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, dan yoga bisa membantu menjaga keseimbangan mental serta mengurangi gejala refluks. (she)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini