Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Thursday, 10 October 2024 |
KalbarOnline, Pontianak - Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari Harisson membuka Sosialisasi Anti Korupsi Bagi Anggota Tim Penggerak PKK dan Pelajar SMA/SMK se-Kota Pontianak, di Hotel Orchardz Gajahmada Pontianak, Rabu (09/10/2024).
Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan pemilihan duta anti korupsi yang diikuti oleh siswa-siswi SMA/SMK di Kota Pontianak itu, Windy juga menyebutkan bahwa pentingnya duta anti korupsi di organisasi maupun di lingkungan sekolah.
Windy turut mengapresiasi kepada Inspektorat Kalimantan Barat yang telah menginisiasi acara tersebut, yang melibatkan peran anak muda sebagai duta anti korupsi.
“Saya minta para peserta Sosialisasi mendengarkan materi-materi yang disampaikan. Di manapun dan kapanpun kita bisa menjadi duta anti korupsi dalam hal sekecil apapun kita menyampaikan informasi," ucap Windy.
Windy juga mengingatkan, bahwa peran keluarga juga sebagai penyemangat dalam mendukung tugas-tugas suami untuk mewujudkan ASN yang Berakhlak baik dan menjunjung integritas dalam setiap pekerjaan.
"Selain keluarga, lembaga pendidikan menjadi salah satu wahana strategis dalam rangka menyuarakan kebaikan serta membekali generasi muda bebas korupsi," jelasnya.
Dikatakannya, dalam 10 program pokok PKK sudah disebutkan, bahwa salah satunya yaitu adanya Peningkatan Ketahanan Keluarga, yang kemudian bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan.
"Untuk itu saya menyampaikan saran kepada inspektur, di mana sepertinya kita harus membuat kegiatan terwujud duta anti korupsi, kemudian pemuda dalam hal ini pelajaran SMA/SMK karena mereka ini adalah agen-agen perubahan dalam membangun Kalimantan Barat,” kata Windy.
Dirinya menilai, penting bagi mereka untuk mendapatkan edukasi/informasi tentang bagaimana bahaya korupsi dan bagaimana cara mencegah serta bagaimana membudayakan agar tidak melakukan hal-hal yang berkaitan dengan korupsi di kehidupan keseharian.
“Bekal mereka sebagai agen perubahan dan sebagai penerus pembangunan khususnya di Kalimantan Barat sangat penting sekali," terangnya.
Sebagai informasi, adapun maksud penyelenggaraan kegiatan ini adalah bahwa pemberantasan korupsi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat indonesia dengan tujuan sebagai berikut, yakni untuk memberikan gambaran bentuk dukungan dan perkembangan atas peran serta upaya pemberantasan Korupsi yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
Selain itu, diharapkan dengan terus menggabungkan semangat anti korupsi, dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam melakukan upaya pemberantasan korupsi.
Hal ini dapat lebih efektif, apabila perluasan keterlibatan masyarakat dalam menyebarkan dan mengimplementasikan nilai-nilai anti korupsi, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam melakukan pemberantasan Korupsi. (Lid)
KalbarOnline, Pontianak - Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari Harisson membuka Sosialisasi Anti Korupsi Bagi Anggota Tim Penggerak PKK dan Pelajar SMA/SMK se-Kota Pontianak, di Hotel Orchardz Gajahmada Pontianak, Rabu (09/10/2024).
Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan pemilihan duta anti korupsi yang diikuti oleh siswa-siswi SMA/SMK di Kota Pontianak itu, Windy juga menyebutkan bahwa pentingnya duta anti korupsi di organisasi maupun di lingkungan sekolah.
Windy turut mengapresiasi kepada Inspektorat Kalimantan Barat yang telah menginisiasi acara tersebut, yang melibatkan peran anak muda sebagai duta anti korupsi.
“Saya minta para peserta Sosialisasi mendengarkan materi-materi yang disampaikan. Di manapun dan kapanpun kita bisa menjadi duta anti korupsi dalam hal sekecil apapun kita menyampaikan informasi," ucap Windy.
Windy juga mengingatkan, bahwa peran keluarga juga sebagai penyemangat dalam mendukung tugas-tugas suami untuk mewujudkan ASN yang Berakhlak baik dan menjunjung integritas dalam setiap pekerjaan.
"Selain keluarga, lembaga pendidikan menjadi salah satu wahana strategis dalam rangka menyuarakan kebaikan serta membekali generasi muda bebas korupsi," jelasnya.
Dikatakannya, dalam 10 program pokok PKK sudah disebutkan, bahwa salah satunya yaitu adanya Peningkatan Ketahanan Keluarga, yang kemudian bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan.
"Untuk itu saya menyampaikan saran kepada inspektur, di mana sepertinya kita harus membuat kegiatan terwujud duta anti korupsi, kemudian pemuda dalam hal ini pelajaran SMA/SMK karena mereka ini adalah agen-agen perubahan dalam membangun Kalimantan Barat,” kata Windy.
Dirinya menilai, penting bagi mereka untuk mendapatkan edukasi/informasi tentang bagaimana bahaya korupsi dan bagaimana cara mencegah serta bagaimana membudayakan agar tidak melakukan hal-hal yang berkaitan dengan korupsi di kehidupan keseharian.
“Bekal mereka sebagai agen perubahan dan sebagai penerus pembangunan khususnya di Kalimantan Barat sangat penting sekali," terangnya.
Sebagai informasi, adapun maksud penyelenggaraan kegiatan ini adalah bahwa pemberantasan korupsi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat indonesia dengan tujuan sebagai berikut, yakni untuk memberikan gambaran bentuk dukungan dan perkembangan atas peran serta upaya pemberantasan Korupsi yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
Selain itu, diharapkan dengan terus menggabungkan semangat anti korupsi, dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam melakukan upaya pemberantasan korupsi.
Hal ini dapat lebih efektif, apabila perluasan keterlibatan masyarakat dalam menyebarkan dan mengimplementasikan nilai-nilai anti korupsi, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam melakukan pemberantasan Korupsi. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini