Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Tuesday, 06 June 2023 |
KalbarOnline, Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji secara resmi melantik Erna Yulianti sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalbar, Selasa (06/06/2023).
Erna mendapat promosi jabatan tersebut setelah sebelumnya mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov Kalbar dan meraih peringkat pertama untuk Kepala Dinkes Kalbar.
Usai dilantik, Erna mengungkapkan bahwa dirinya akan menjalankan program-program sesuai dengan visi misi Pemprov Kalbar di bidang kesehatan. Salah satu yang menjadi prioritas adalah penanganan stunting.
“Pertama stunting, saya akan berupaya mengajak (pemerintah) kabupaten/kota agar menurunkan (angka) stunting Kalbar,” ungkapnya kepada awak media.
Terkait penanganan stunting, ia mengatakan harus dimulai dari hulu, dengan cara promotif maupun preventif. Serta perlu pendekatan khusus terutama kepada golongan ibu dan anak, juga remaja yang akan dipersiapkan untuk menjadi calon ibu yang baik.
"Agar mereka mengetahui asupan gizi, pola asuh yang tepat. Kami tentu akan terus menggencarkan sosialisasi, lalu pemberian tablet tambah darah (untuk remaja), akan tetap kami lanjutkan,” katanya.
Selain itu, yang juga menjadi prioritas adalah bagaimana meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Terutama dengan langkah-langkah promotif dan preventif bagi masyarakat Kalbar.
“Agar masyarakat mengetahui betul masalah kesehatan, sehingga mereka bisa melakukan antisipasi dan deteksi dini,” ujarnya.
Tak hanya itu, penanganan Covid-19, menurutnya juga tetap menjadi fokus Dinkes Kalbar saat ini. Itu karena pandemi Covid-19 belum dinyatakan benar-benar berakhir di Indonesia. Pemerintah daerah kata dia, masih menunggu keputusan presiden, terkait status pandemi, apakah akan dicabut atau tidak.
"Maka perlu ada upaya atau strategi yang harus kami siapkan dalam menuju transisi dari pandemi. Jadi untuk Covid-19 ini kami tetap akan meningkatkan herd immunity pada masyarakat,” terangnya.
Caranya, adalah dengan terus melaksanakan program vaksinasi bagi masyarakat yang belum divaksin dan melengkapi vaksinasi bagi yang belum lengkap.
“Tadi pesan khusus dari gubernur adalah tetap bekerja sesuai aturan dan ketentuan yang telah diatur. Itu akan selalu kami pegang teguh serta terapkan di dinkes. Kita boleh berinovasi, tapi tetap harus sesuai koridor serta aturan, jangan sampai keluar,” katanya. (Jau)
KalbarOnline, Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji secara resmi melantik Erna Yulianti sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalbar, Selasa (06/06/2023).
Erna mendapat promosi jabatan tersebut setelah sebelumnya mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov Kalbar dan meraih peringkat pertama untuk Kepala Dinkes Kalbar.
Usai dilantik, Erna mengungkapkan bahwa dirinya akan menjalankan program-program sesuai dengan visi misi Pemprov Kalbar di bidang kesehatan. Salah satu yang menjadi prioritas adalah penanganan stunting.
“Pertama stunting, saya akan berupaya mengajak (pemerintah) kabupaten/kota agar menurunkan (angka) stunting Kalbar,” ungkapnya kepada awak media.
Terkait penanganan stunting, ia mengatakan harus dimulai dari hulu, dengan cara promotif maupun preventif. Serta perlu pendekatan khusus terutama kepada golongan ibu dan anak, juga remaja yang akan dipersiapkan untuk menjadi calon ibu yang baik.
"Agar mereka mengetahui asupan gizi, pola asuh yang tepat. Kami tentu akan terus menggencarkan sosialisasi, lalu pemberian tablet tambah darah (untuk remaja), akan tetap kami lanjutkan,” katanya.
Selain itu, yang juga menjadi prioritas adalah bagaimana meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Terutama dengan langkah-langkah promotif dan preventif bagi masyarakat Kalbar.
“Agar masyarakat mengetahui betul masalah kesehatan, sehingga mereka bisa melakukan antisipasi dan deteksi dini,” ujarnya.
Tak hanya itu, penanganan Covid-19, menurutnya juga tetap menjadi fokus Dinkes Kalbar saat ini. Itu karena pandemi Covid-19 belum dinyatakan benar-benar berakhir di Indonesia. Pemerintah daerah kata dia, masih menunggu keputusan presiden, terkait status pandemi, apakah akan dicabut atau tidak.
"Maka perlu ada upaya atau strategi yang harus kami siapkan dalam menuju transisi dari pandemi. Jadi untuk Covid-19 ini kami tetap akan meningkatkan herd immunity pada masyarakat,” terangnya.
Caranya, adalah dengan terus melaksanakan program vaksinasi bagi masyarakat yang belum divaksin dan melengkapi vaksinasi bagi yang belum lengkap.
“Tadi pesan khusus dari gubernur adalah tetap bekerja sesuai aturan dan ketentuan yang telah diatur. Itu akan selalu kami pegang teguh serta terapkan di dinkes. Kita boleh berinovasi, tapi tetap harus sesuai koridor serta aturan, jangan sampai keluar,” katanya. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini