Polhum    

Selain Infrastruktur, Musrenbang Pontianak Tenggara Fokuskan Pembangunan SDM

Oleh : adminkalbaronline
Thursday, 02 February 2023
Selain Infrastruktur, Musrenbang Pontianak Tenggara Fokuskan Pembangunan SDM
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Pontianak - Meski dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah, namun Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan tetap mengingatkan agar dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) dapat menentukan skala prioritas, artinya mana yang harus dilaksanakan terlebih dahulu dan mana yang dilaksanakan selanjutnya.

"Sehingga perencanaan tetap dapat disusun dengan cerdas, efisien, efektif dan bisa berdampak positif bagi pembangunan kecamatan khususnya dan bagi masyarakat Kota Pontianak tentunya," ujarnya usai membuka Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Pontianak tahun 2024 tingkat Kecamatan Pontianak Tenggara, di Hotel Mercure Pontianak, Kamis (02/02/2023).

Menurutnya, isu strategis dan permasalahan yang menjadi kendala dan tantangan di Kecamatan Pontianak Tenggara harus bisa dicermati. Hal itu dinilainya dapat dijadikan dasar dalam usulan program dan kegiatan. Oleh sebab itu, dalam menyampaikan usulan perencanaan pembangunan jangan hanya pada pembangunan fisik semata, melainkan juga menitikberatkan pada pembangunan manusia dengan memperhatikan kondisi sosial serta ekonomi masyarakat.

[caption id="attachment_126048" align="aligncenter" width="1599"]Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan memberikan sambutan pada Musrenbang Kecamatan Pontianak Tenggara. (Foto: Prokopim For KalbarOnline.com) Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan memberikan sambutan pada Musrenbang Kecamatan Pontianak Tenggara. (Foto: Prokopim For KalbarOnline.com)[/caption]

"Tentu kita berharap pembangunan SDM, penguatan ketahanan ekonomi dan pembangunan sosial berkelanjutan akan mengantarkan Kota Pontianak lebih maju dan sejahtera," ungkap Bahasan.

Ia memaparkan, musrenbang bukanlah satu-satunya sumber yang menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan. Musrenbang merupakan salah satu model perencanaan dengan pendekatan partisipasi masyarakat. Namun selain itu, juga terdapat sumber-sumber lainnya bagi perencanaan pembangunan.

"Di antaranya, arahan dan kebijakan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalbar serta kepala daerah, pokok-pokok pikiran dari anggota DPRD, rencana kerja dari perangkat daerah maupun hasil konsultasi publik bersama para akademisi, teknokrat, komunitas dan para pemangku kepentingan lainnya," pungkasnya. (Jau)

Artikel Selanjutnya
Dukung Geliat Industri dan Bisnis, PLN Siap Tingkatkan Pasokan dan Keandalan Listrik di Batam
Thursday, 02 February 2023
Artikel Sebelumnya
Selain Infrastruktur, Musrenbang Pontianak Tenggara Fokuskan Pembangunan SDM
Thursday, 02 February 2023

Berita terkait