Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Monday, 08 August 2022 |
KalbarOnline, Ketapang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang memiliki komitmen yang kuat untuk terus mendorong dan membudayakan potensi budaya di Kabupaten Ketapang agar tetap lestari dan terus berkembang serta dapat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Maka sebagai wujud kebudayaan tersebut setiap tahun pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran fasilitasi pelaksanaan acara seni budaya seluruh paguyuban etnis yang ada di Kabupaten Ketapang," kata Alexander, Minggu (07/08/2022).
Hal itu disampaikan Sekda Ketapang dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan Grebeg Suro Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk dengan lakon "Semar Bangun Kayangan" di Rumah Joglo Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang.
Lebih lanjut Alexander juga menyampaikan, seiring dengan komitmen tersebut, Pemda Ketapang pun akan menetapkan Grebeg Suro menjadi agenda rutin Kabupaten Ketapang–dimana Pemda Ketapang, kata dia, juga akan memprioritaskan finishing bagi pembangunan rumah adat Jawa pada tahun anggaran 2023 mendatang.
"Pemda Ketapang secara khusus juga berharap agar keluarga besar Jawa Kabupaten Ketapang maupun etnis lainnya dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Ketapang sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang yakni 'Melanjutkan Ketapang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera'," paparnya.
Sebelumnya, pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk ini merupakan rangkaian dari ulang tahun Keluarga Besar Jawa Kabupaten Ketapang yang ke-25 yang dirangkaikan dengan peringatan 1 Suro dan Tahun Baru Islam 1444 Hijriah.
Sekda mengatakan bahwa pagelaran ini sebagai bagian dari promosi budaya untuk melestarikan budaya daerah.
"Saya berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kepada para pelaku seni dan budaya tradisional agar secara continue terlibat dalam pelestarian seni dan budaya daerah," ujarnya. (Adi LC)
KalbarOnline, Ketapang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang memiliki komitmen yang kuat untuk terus mendorong dan membudayakan potensi budaya di Kabupaten Ketapang agar tetap lestari dan terus berkembang serta dapat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Maka sebagai wujud kebudayaan tersebut setiap tahun pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran fasilitasi pelaksanaan acara seni budaya seluruh paguyuban etnis yang ada di Kabupaten Ketapang," kata Alexander, Minggu (07/08/2022).
Hal itu disampaikan Sekda Ketapang dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan Grebeg Suro Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk dengan lakon "Semar Bangun Kayangan" di Rumah Joglo Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang.
Lebih lanjut Alexander juga menyampaikan, seiring dengan komitmen tersebut, Pemda Ketapang pun akan menetapkan Grebeg Suro menjadi agenda rutin Kabupaten Ketapang–dimana Pemda Ketapang, kata dia, juga akan memprioritaskan finishing bagi pembangunan rumah adat Jawa pada tahun anggaran 2023 mendatang.
"Pemda Ketapang secara khusus juga berharap agar keluarga besar Jawa Kabupaten Ketapang maupun etnis lainnya dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Ketapang sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang yakni 'Melanjutkan Ketapang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera'," paparnya.
Sebelumnya, pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk ini merupakan rangkaian dari ulang tahun Keluarga Besar Jawa Kabupaten Ketapang yang ke-25 yang dirangkaikan dengan peringatan 1 Suro dan Tahun Baru Islam 1444 Hijriah.
Sekda mengatakan bahwa pagelaran ini sebagai bagian dari promosi budaya untuk melestarikan budaya daerah.
"Saya berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kepada para pelaku seni dan budaya tradisional agar secara continue terlibat dalam pelestarian seni dan budaya daerah," ujarnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini