Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Wednesday, 07 July 2021 |
Stok Pupuk Subsidi di Ketapang Menurun
KalbarOnline, Ketapang – Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang, Akmad Humaidi mengimbau distributor di tingkat pengecer agar melakukan re-stok ketersediaan pupuk.
Hal ini menurutnya dikarenakan kuota pupuk bersubsidi untuk di Kabupaten Ketapang di tahun 2021 mengalami tonase yang lebih kecil dari tahun sebelumnya.
"Karena tahun ini sistemnya tidak lagi mutlak jika pupuk itu hanya punya kita, bisa jadi di tahun ini kita kecil, namun dalam penyerapannya cepat, kita bisa mengambil kuota Kalbar-nya," ujar Humaidi, di ruang kerjanya, Rabu (7/7/2021).
Menurutnya, kalau sampai terjadi kesosongan di kios-kios tingkat pengecer, akan berakibat fatal. Dapat membuat heboh para petani.
"Terkadang masih nunggu masuk jadwal kedatangan pupuk itu, ditambah lagi petani tidak sabar, makanya kita minta pupuk ini jangan sampai terjadi kosong," tegasnya.
Humaidi melanjutkan, apalagi untuk menghadapi masuk masa tanam di bulan September yang akan datang, ia berharap ketersediaan pupuk bersubsidi tersedia di kios-kios tingkat distributor pengecer.
Selain itu, Humaidi juga berharap kepada para petani agar sudah mempersiapkan keberadaan pupuk bersubsidi minimal sebulan sebelum masa tanam.
"Ketika kelompok tani tadi sudah mempersiapkan sebulan sebelum masa tanam, di situlah kelompok tani tadi bisa melihat kebutuhan pupuk yang mereka perlukan. Jangan para petani itu tadi seketika itu perlu seketika itu juga beli," ujarnya.
Stok Pupuk Subsidi di Ketapang Menurun
KalbarOnline, Ketapang – Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang, Akmad Humaidi mengimbau distributor di tingkat pengecer agar melakukan re-stok ketersediaan pupuk.
Hal ini menurutnya dikarenakan kuota pupuk bersubsidi untuk di Kabupaten Ketapang di tahun 2021 mengalami tonase yang lebih kecil dari tahun sebelumnya.
"Karena tahun ini sistemnya tidak lagi mutlak jika pupuk itu hanya punya kita, bisa jadi di tahun ini kita kecil, namun dalam penyerapannya cepat, kita bisa mengambil kuota Kalbar-nya," ujar Humaidi, di ruang kerjanya, Rabu (7/7/2021).
Menurutnya, kalau sampai terjadi kesosongan di kios-kios tingkat pengecer, akan berakibat fatal. Dapat membuat heboh para petani.
"Terkadang masih nunggu masuk jadwal kedatangan pupuk itu, ditambah lagi petani tidak sabar, makanya kita minta pupuk ini jangan sampai terjadi kosong," tegasnya.
Humaidi melanjutkan, apalagi untuk menghadapi masuk masa tanam di bulan September yang akan datang, ia berharap ketersediaan pupuk bersubsidi tersedia di kios-kios tingkat distributor pengecer.
Selain itu, Humaidi juga berharap kepada para petani agar sudah mempersiapkan keberadaan pupuk bersubsidi minimal sebulan sebelum masa tanam.
"Ketika kelompok tani tadi sudah mempersiapkan sebulan sebelum masa tanam, di situlah kelompok tani tadi bisa melihat kebutuhan pupuk yang mereka perlukan. Jangan para petani itu tadi seketika itu perlu seketika itu juga beli," ujarnya.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini