Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Tuesday, 02 February 2021 |
BPS Kubu Raya Catat Produk Pangan Mendominasi di Tahun 2020
KalbarOnline, Kubu Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Kubu Raya mengklaim empat indikator perekonomian dan sosial mengalami peningkatan. Analisis dalam angka dari BPS merupakan kajiannya setelah melakukan pendataan selama satu tahun terakhir di 2020.
Diketahui dari data yang disampaikan oleh Kepala BPS Kubu Raya, Anton Manurung dalam sektor perekonomian terjadi peningkatan 11,39 persen. Peningkatan tersebut adanya produktivitas tanaman pangan jenis padi pada tahun 2020 sebesar 32,17 hektar ketimbang di tahun 2019 hanya 28,88 hektar.
“Rendahnya produktivitas di tahun 2019 disebabkan adanya serangan hama tikus sehingga tergenangnya persawahan dan hama lainnya,” terang dia dalam rilisnya, Senin (1/2/2021).
Sementara dalam analisis tenaga kerja dan omset Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Usaha Menengah Besar (UMB). Dibidang ketenaga kerjaan, secara mandiri usaha yang didirikan masyarakat sebanyak 169, 492 yang menghimpun 269.826 tenaga kerja dan memiliki omset Rp 47.26 T berdasarkan grafik terakhir UMK mencatat 28,13 persen dan UMB mencatat 71,87 persen.
Dengan keadaan seperti itu, pertumbuhan ekonomi di Kubu Raya tumbuh sebanyak 5,82 persen ditahun 2019. Untuk di tahun 2020 menjadi 1,16 persen hal tersebut terhitung dalam PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) ditahun 2019 sebanyak Rp 29.11 T dan ditahun 2020 mencapai Rp 29.67 T berskala nasional minus 2, 03 persen dan Kalbar minus 1,74 persen.
Berdasarkan paparan BPS itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi cara BPS menggunakan metode kombinasi terutama memanfaatkan sumber data administrasi kependudukan dari Dirjen Dukcapil serta data Kemendagri sebagai data dasar.
“Sensus penduduk ditahun 2020 menggunakan dua periode, pertama secara online melalui website sensus 15 Febuari-29 Mei. Kedua verifikasi lapangan yang akan dilaksanakan di bulan September 2020,” jelas Bupati dalam sambutannya saat menghadiri acara Rilis Hasil Sensus Penduduk di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. (ian)
BPS Kubu Raya Catat Produk Pangan Mendominasi di Tahun 2020
KalbarOnline, Kubu Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Kubu Raya mengklaim empat indikator perekonomian dan sosial mengalami peningkatan. Analisis dalam angka dari BPS merupakan kajiannya setelah melakukan pendataan selama satu tahun terakhir di 2020.
Diketahui dari data yang disampaikan oleh Kepala BPS Kubu Raya, Anton Manurung dalam sektor perekonomian terjadi peningkatan 11,39 persen. Peningkatan tersebut adanya produktivitas tanaman pangan jenis padi pada tahun 2020 sebesar 32,17 hektar ketimbang di tahun 2019 hanya 28,88 hektar.
“Rendahnya produktivitas di tahun 2019 disebabkan adanya serangan hama tikus sehingga tergenangnya persawahan dan hama lainnya,” terang dia dalam rilisnya, Senin (1/2/2021).
Sementara dalam analisis tenaga kerja dan omset Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Usaha Menengah Besar (UMB). Dibidang ketenaga kerjaan, secara mandiri usaha yang didirikan masyarakat sebanyak 169, 492 yang menghimpun 269.826 tenaga kerja dan memiliki omset Rp 47.26 T berdasarkan grafik terakhir UMK mencatat 28,13 persen dan UMB mencatat 71,87 persen.
Dengan keadaan seperti itu, pertumbuhan ekonomi di Kubu Raya tumbuh sebanyak 5,82 persen ditahun 2019. Untuk di tahun 2020 menjadi 1,16 persen hal tersebut terhitung dalam PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) ditahun 2019 sebanyak Rp 29.11 T dan ditahun 2020 mencapai Rp 29.67 T berskala nasional minus 2, 03 persen dan Kalbar minus 1,74 persen.
Berdasarkan paparan BPS itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi cara BPS menggunakan metode kombinasi terutama memanfaatkan sumber data administrasi kependudukan dari Dirjen Dukcapil serta data Kemendagri sebagai data dasar.
“Sensus penduduk ditahun 2020 menggunakan dua periode, pertama secara online melalui website sensus 15 Febuari-29 Mei. Kedua verifikasi lapangan yang akan dilaksanakan di bulan September 2020,” jelas Bupati dalam sambutannya saat menghadiri acara Rilis Hasil Sensus Penduduk di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. (ian)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini