Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 01 January 2021 |
KalbarOnline.com – Wakil Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar membantah jika Imam Besar FPI Rizieq Shihab mendukung gerakan ISIS. Menurutnya, FPI sejak lama menentang gerakan ISIS, dan prinsip tersebut masih dipegang sampai sekarang.
“Fitnah besar. FPI tetap istiqomah dalam perjuangan penerapan syariat Islam secara kafah (menyeluruh) di Indonesia melalui koridor syar’i (Islami) dan konstitusi,” kata Aziz saat dihubungi KalbarOnline.com, Jumat (1/1).
Aziz mengatakan, Rizieq pernah berceramah terkait ISIS. Saat itu, dia menyampaikan bahwa ISIS adalah salah satu contoh betapa berbahayanya ideologi apabila merasa paling benar sendiri.
Baca Juga: FPI Surabaya Tunggu Perintah Pusat Soal Pembubaran
Selain itu, Rizieq juga prihatin atas perang yang terjadi di negara Timur Tengah. Bahwa di sana terjadi pertumpahan darah antar sesama muslim. Dampaknya, kondisi kehidupan di sana menjadi mengerikan.
“Penyebab hal itu terjadi menurut Habib Rizieq karena mereka yang berperang merasa paling Islam sendiri. Mereka menganggap semua orang diluar mereka kafir, murtad dan boleh dibunuh. Dengan tegas Habib Rizieq menyatakan semua pandangan sempit tersebut adalah haram,” imbuh Aziz.
Tidak hanya itu, kata Aziz, Rizieq juga melarang seluruh santri-santrinya ikut berperang di Timur Tengah. “Haram satu peluru umat Islam ditujukan kepada saudara muslimnya. Kalau ngucapin kata kafir (ke sesama Muslim) saja nggak boleh, apalagi bunuh saudara,” kata Aziz mengutip pernyataan Rizieq.
Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menunjukan sebuah video terkait sikap dukungan FPI terhadap kelompok terorisme ISIS. Dalam video tersebut, ditampilkan sosok Imam Besar FPI Rizieq Shihab yang sedang berorasi di atas mobil komando dengan menggunakan pakaian dan serban serba putih.
Di video tersebut, Rizieq mengatakan, ISIS diperlukan karena pemerintah telah melakukan kezaliman, seperti seenaknya saja main tangkap orang. Kemudian seenaknya saja melakukan perampasan tanah.
“Kalau pemerintah zalim, tentara jahat, polisi jahat main tangkap, main tembak, rakyat hartanya dijarah, tanahbya dirampas, syariat Islam diasingkan. Saudara. Saya mau tanya kira-kira besok perlu ada ISIS atau enggak?, perlu ada ISIS atau enggak? Takbir,” kata Habib Rizieq dalam tayangan itu.
Kemudian, Mahfud juga menampilkan video anggota FPI yang mendukung baiat massal ISIS di Makassar pada Januari 2015 silam. Selain itu adanya video provokasi pimpinan FPI pada konflik Ambon dan Poso.
Saksikan video menarik berikut ini:
KalbarOnline.com – Wakil Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar membantah jika Imam Besar FPI Rizieq Shihab mendukung gerakan ISIS. Menurutnya, FPI sejak lama menentang gerakan ISIS, dan prinsip tersebut masih dipegang sampai sekarang.
“Fitnah besar. FPI tetap istiqomah dalam perjuangan penerapan syariat Islam secara kafah (menyeluruh) di Indonesia melalui koridor syar’i (Islami) dan konstitusi,” kata Aziz saat dihubungi KalbarOnline.com, Jumat (1/1).
Aziz mengatakan, Rizieq pernah berceramah terkait ISIS. Saat itu, dia menyampaikan bahwa ISIS adalah salah satu contoh betapa berbahayanya ideologi apabila merasa paling benar sendiri.
Baca Juga: FPI Surabaya Tunggu Perintah Pusat Soal Pembubaran
Selain itu, Rizieq juga prihatin atas perang yang terjadi di negara Timur Tengah. Bahwa di sana terjadi pertumpahan darah antar sesama muslim. Dampaknya, kondisi kehidupan di sana menjadi mengerikan.
“Penyebab hal itu terjadi menurut Habib Rizieq karena mereka yang berperang merasa paling Islam sendiri. Mereka menganggap semua orang diluar mereka kafir, murtad dan boleh dibunuh. Dengan tegas Habib Rizieq menyatakan semua pandangan sempit tersebut adalah haram,” imbuh Aziz.
Tidak hanya itu, kata Aziz, Rizieq juga melarang seluruh santri-santrinya ikut berperang di Timur Tengah. “Haram satu peluru umat Islam ditujukan kepada saudara muslimnya. Kalau ngucapin kata kafir (ke sesama Muslim) saja nggak boleh, apalagi bunuh saudara,” kata Aziz mengutip pernyataan Rizieq.
Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menunjukan sebuah video terkait sikap dukungan FPI terhadap kelompok terorisme ISIS. Dalam video tersebut, ditampilkan sosok Imam Besar FPI Rizieq Shihab yang sedang berorasi di atas mobil komando dengan menggunakan pakaian dan serban serba putih.
Di video tersebut, Rizieq mengatakan, ISIS diperlukan karena pemerintah telah melakukan kezaliman, seperti seenaknya saja main tangkap orang. Kemudian seenaknya saja melakukan perampasan tanah.
“Kalau pemerintah zalim, tentara jahat, polisi jahat main tangkap, main tembak, rakyat hartanya dijarah, tanahbya dirampas, syariat Islam diasingkan. Saudara. Saya mau tanya kira-kira besok perlu ada ISIS atau enggak?, perlu ada ISIS atau enggak? Takbir,” kata Habib Rizieq dalam tayangan itu.
Kemudian, Mahfud juga menampilkan video anggota FPI yang mendukung baiat massal ISIS di Makassar pada Januari 2015 silam. Selain itu adanya video provokasi pimpinan FPI pada konflik Ambon dan Poso.
Saksikan video menarik berikut ini:
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini