Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 10 October 2020 |
KalbarOnline.com – Aksi demo penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (UU Ciptaker) menimbulkan kericuhan. Di Jakarta sendiri, aksi anarkis terjadi menjelang akhir aksi unjuk rasa pada Kamis (8/10) lalu.
Pada saat itu, terjadi aksi penjarahan, perusakan, dan pembakaran fasilitas publik. Beberapa mahasiswa dan elemen lainnya pun telah diamankan.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga per 9 Oktober 2020 dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), pada 8 Oktober terdapat 50 orang yang ditangkap dan ditahan di Polda Metro Jaya. Mereka terdiri dari mahasiswa, pelajar, pedagang serta yang belum bekerja.
“Dari laporan yang ada di grup aksi, ini (50 orang) yang ditangkap dari Polda Metro Jaya (tanggal 8). Tanggal 6 sama 7 enggak ada (yang ditangkap),” kata Koordinator Media Aliansi BEM SI Rizky Ramadhany kepada KalbarOnline.com, Sabtu (10/10).
Untuk data siapa saja yang sudah diizinkan untuk pulang, kata dia masih dalam tahap validasi. “Datanya masih direkap,” ujarnya.
Berikut peserta aksi demo yang ditahan di Polda Metro Jaya.
1. AA Nugraha (Mahasiswa)
2. Wilda Naufal (Mahasiswa)
3. Rayhan Fadilah (Pelajar)
4. Faridsyah Zikri Maulana (Pelejar)
5. Rizki Darmawan (Pelajar)
6. M Rizki Barokah (Pelajar)
7. Ozi Bakhtiar (Pelajar)
8. Samsul Arifin (Pelajar)
9. Rifki Maurus (Mahasiswa)
10. Ahmad Hendrianto (Pelajar)
11. Rizal (Pelajar)
12. Syarif (Mahasiswa)
13. Nelih (Pelajar)
14. Rafi Anaf (Karyawan)
15. Ibnu Sabil (Mahasiswa)
16. Agus Tinus (Ojol)
17. M Ridoi (Pelajar)
18. Noval Arya (Pelajar)
19. Muhammad Yusuf Saefulloh (Pelajar)
20, Rahmat Rizki Yusuf (Tidak Bekerja)
21. Hasyim Asyari (Tidak Bekerja)
22. Andika (Tidak Bekerja)
23. Angga Mulan (Tidak Bekerja)
24. Zaid Ibadusshalih (Tidak Bekerja)
25. Rizki Hangga (Tidak Bekerja)
26. Fedli Fahrin Syah (Pedagang Soto)
27. Rijal Andriansyah (Pelajar)
28. Raihun Putra Hasya (Pelajar)
29. Muhammad Masruri Nasution (Pelajar)
30. Muhammad Ikhsan Saputra (Pelajar)
31. Riki Hardansyah (Tidak Bekerja0
32. M Ridwan (Tidak Bekerja)
33. Muhammad Ilham Mansys (Mahasiswa)
34. Sendy Andriansah (Pelajar)
35. Aldi Kurniawan (Mahasiswa)
36. Muhamad Irfan (Mahasiswa)
37. Muchamad Ridwan (Pelajar)
38. Harsya (Pelajar)
39. Muhamad Andika Kurnia Putra (Pelajar)
40. Ahmad Gibran (Pelajar)
41. Ananda Fikri Ramadhan (Pelajar)
42. Maula Adami (Pelajar)
43. Albion Kumara Setiadi (Pekerja Honorer)
44. Ghani Firmansyah (Tidak Bekerja)
45. Muhammad Aqila Habibi (Mahasiswa)
46. Rendi Alfiansyah (Agen Kantor Pos)
47. Muhammad Agus Setiawan (Buruh Pabrik)
48. William Wattielete (Buruh Pabrik)
49. Dodi Alfayet (Kurir)
50. Fahru Muhaimin (Tidak Bekerja)
KalbarOnline.com – Aksi demo penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (UU Ciptaker) menimbulkan kericuhan. Di Jakarta sendiri, aksi anarkis terjadi menjelang akhir aksi unjuk rasa pada Kamis (8/10) lalu.
Pada saat itu, terjadi aksi penjarahan, perusakan, dan pembakaran fasilitas publik. Beberapa mahasiswa dan elemen lainnya pun telah diamankan.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga per 9 Oktober 2020 dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), pada 8 Oktober terdapat 50 orang yang ditangkap dan ditahan di Polda Metro Jaya. Mereka terdiri dari mahasiswa, pelajar, pedagang serta yang belum bekerja.
“Dari laporan yang ada di grup aksi, ini (50 orang) yang ditangkap dari Polda Metro Jaya (tanggal 8). Tanggal 6 sama 7 enggak ada (yang ditangkap),” kata Koordinator Media Aliansi BEM SI Rizky Ramadhany kepada KalbarOnline.com, Sabtu (10/10).
Untuk data siapa saja yang sudah diizinkan untuk pulang, kata dia masih dalam tahap validasi. “Datanya masih direkap,” ujarnya.
Berikut peserta aksi demo yang ditahan di Polda Metro Jaya.
1. AA Nugraha (Mahasiswa)
2. Wilda Naufal (Mahasiswa)
3. Rayhan Fadilah (Pelajar)
4. Faridsyah Zikri Maulana (Pelejar)
5. Rizki Darmawan (Pelajar)
6. M Rizki Barokah (Pelajar)
7. Ozi Bakhtiar (Pelajar)
8. Samsul Arifin (Pelajar)
9. Rifki Maurus (Mahasiswa)
10. Ahmad Hendrianto (Pelajar)
11. Rizal (Pelajar)
12. Syarif (Mahasiswa)
13. Nelih (Pelajar)
14. Rafi Anaf (Karyawan)
15. Ibnu Sabil (Mahasiswa)
16. Agus Tinus (Ojol)
17. M Ridoi (Pelajar)
18. Noval Arya (Pelajar)
19. Muhammad Yusuf Saefulloh (Pelajar)
20, Rahmat Rizki Yusuf (Tidak Bekerja)
21. Hasyim Asyari (Tidak Bekerja)
22. Andika (Tidak Bekerja)
23. Angga Mulan (Tidak Bekerja)
24. Zaid Ibadusshalih (Tidak Bekerja)
25. Rizki Hangga (Tidak Bekerja)
26. Fedli Fahrin Syah (Pedagang Soto)
27. Rijal Andriansyah (Pelajar)
28. Raihun Putra Hasya (Pelajar)
29. Muhammad Masruri Nasution (Pelajar)
30. Muhammad Ikhsan Saputra (Pelajar)
31. Riki Hardansyah (Tidak Bekerja0
32. M Ridwan (Tidak Bekerja)
33. Muhammad Ilham Mansys (Mahasiswa)
34. Sendy Andriansah (Pelajar)
35. Aldi Kurniawan (Mahasiswa)
36. Muhamad Irfan (Mahasiswa)
37. Muchamad Ridwan (Pelajar)
38. Harsya (Pelajar)
39. Muhamad Andika Kurnia Putra (Pelajar)
40. Ahmad Gibran (Pelajar)
41. Ananda Fikri Ramadhan (Pelajar)
42. Maula Adami (Pelajar)
43. Albion Kumara Setiadi (Pekerja Honorer)
44. Ghani Firmansyah (Tidak Bekerja)
45. Muhammad Aqila Habibi (Mahasiswa)
46. Rendi Alfiansyah (Agen Kantor Pos)
47. Muhammad Agus Setiawan (Buruh Pabrik)
48. William Wattielete (Buruh Pabrik)
49. Dodi Alfayet (Kurir)
50. Fahru Muhaimin (Tidak Bekerja)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini