Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 09 September 2020 |
KalbarOnline.com-Tim Banteng berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melawan tim Harimau pada laga simulasi Piala Uber 2020.
Ganda kedua Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose menjadi penyelamat bagi Banteng. Mereka mengalahkan Agatha Imanuella/Nita Violina Marwah dalam rubber game ketat yang berakhir dengan skor 16-21, 21-17, 21-17.
Meilysa dan Rachel adalah pasangan baru dan masih sangat muda. Mereka sama-sama baru berusia 16. Sedangkan lawannya berusia 20 dan 19 tahun.
“Enggak nyangka sih, jauh banget umurnya. Tapi ya saya nggak ada beban walaupun melawan senior,” ucap Rachel dalam wawancara pinggir lapangan dengan Mola TV.
“Kuncinya adalah main lepas dan tanpa beban,” timpal Meilysa.
Kalah di game pertama, Meilysa/Rachel bangkit pada game kedua dan ketiga. Mereka melakukan perubahan yang signifikan. Terutama dalam fokus dan konsentrasi. Inilah kunci yang membuat mereka tampil hebat dalam sebuah pertarungan yang melelahkan.
“Set pertama kami sempat unggul tapi kendur dan kebawa permainan lawan,” kata Rachel. “Kami sempat tegang, tapi ya paksa terus saja. Kami menang mungkin karena kami sabar, main rapi, dan tidak mati sendiri,” tambah Meilysa.
Tim Harimau meraih angka pertama lewat kemenangan Putri Kusuma Wardani. Putri KW, panggilannya, mengalahkan tunggal nomor tiga Indonesia Ruselli Hartawan dalam dua game langsung dengan skor 21-14, 21-17.
Tim Banteng menyamakan kedudukan melalui ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Apriyani Rahayu. Pasangan dadakan itu mengalahkan Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah dalam rubber game dengan skor 13-21, 21-18, 21-19.
Asty Dwi Widyaningrum kembali membawa tim Harimau memimpin dengan skor 2-1. Pemain nomor 273 dunia tersebut menang dramatis, mengalahkan Choirunnisa dalam dua game langsung dengan skor 21-19 dan 23-21.
KalbarOnline.com-Tim Banteng berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melawan tim Harimau pada laga simulasi Piala Uber 2020.
Ganda kedua Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose menjadi penyelamat bagi Banteng. Mereka mengalahkan Agatha Imanuella/Nita Violina Marwah dalam rubber game ketat yang berakhir dengan skor 16-21, 21-17, 21-17.
Meilysa dan Rachel adalah pasangan baru dan masih sangat muda. Mereka sama-sama baru berusia 16. Sedangkan lawannya berusia 20 dan 19 tahun.
“Enggak nyangka sih, jauh banget umurnya. Tapi ya saya nggak ada beban walaupun melawan senior,” ucap Rachel dalam wawancara pinggir lapangan dengan Mola TV.
“Kuncinya adalah main lepas dan tanpa beban,” timpal Meilysa.
Kalah di game pertama, Meilysa/Rachel bangkit pada game kedua dan ketiga. Mereka melakukan perubahan yang signifikan. Terutama dalam fokus dan konsentrasi. Inilah kunci yang membuat mereka tampil hebat dalam sebuah pertarungan yang melelahkan.
“Set pertama kami sempat unggul tapi kendur dan kebawa permainan lawan,” kata Rachel. “Kami sempat tegang, tapi ya paksa terus saja. Kami menang mungkin karena kami sabar, main rapi, dan tidak mati sendiri,” tambah Meilysa.
Tim Harimau meraih angka pertama lewat kemenangan Putri Kusuma Wardani. Putri KW, panggilannya, mengalahkan tunggal nomor tiga Indonesia Ruselli Hartawan dalam dua game langsung dengan skor 21-14, 21-17.
Tim Banteng menyamakan kedudukan melalui ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Apriyani Rahayu. Pasangan dadakan itu mengalahkan Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah dalam rubber game dengan skor 13-21, 21-18, 21-19.
Asty Dwi Widyaningrum kembali membawa tim Harimau memimpin dengan skor 2-1. Pemain nomor 273 dunia tersebut menang dramatis, mengalahkan Choirunnisa dalam dua game langsung dengan skor 21-19 dan 23-21.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini