Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Thursday, 12 December 2019 |
KalbarOnline,
Ketapang – Sejumlah jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Ketapang
resmi mendeklarasikan Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) di Borneo Emerald Hotel,
Ketapang, Rabu (11/12/2019) malam.
Deklarasi organisasi yang merupakan wadah bagi insan pers di Ketapang itu dihadiri oleh para awak media yang tergabung dalam AJK, Bupati Ketapang serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dan para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah dan instansi vertikal yang ada di Ketapang.
Ketua Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK), Theo Bernadhi, S.Sos
mengatakan, AJK terbentuk atas inisiatif rekan-rekan jurnalis yang bertugas di
Ketapang dengan dilatarbelakangi fenomena di Indonesia mengenai kekerasan
terhadap para pekerja media baik dalam melakukan tugas peliputan maupun
mengenai produk-produk jurnalistik yang dibuat.
“Dan bukan tidak mungkin kekerasan atau intimidasi seperti
itu juga didapat oleh rekan-rekan jurnalis di Ketapang. Untuk itu AJK terbentuk
tak hanya sebatas menjadi wadah silaturahmi antar jurnalis tetapi juga sebagai
wadah advokasi bagi para jurnalis khususnya yang tergabung dalam AJK jika ke depan
berhadapan dengan persoalan yang berkaitan dengan produk-produk jurnalistik
yang dibuat,” ujarnya saat memberikan sambutannya.
Meski demikian, Theo menyebut, AJK tidak serta merta
melindungi para anggota yang tergabung di dalamnya jika kedapatan melakukan
pelanggaran-pelanggaran atau melanggar kode etik jurnalistik dengan sengaja
dalam membuat sebuah produk jurnalistik untuk tujuan dan kepentingan pribadi.
“Itu menjadi komitmen kita di AJK, dengan harapan AJK tak
hanya menjadi wadah berlindung dari berbagai hal negatif tetapi juga menjadi
warning untuk sama-sama menaati kaidah-kaidah jurnalistik,” tegasnya.
Selain itu, Theo juga mengatakan, AJK tentunya berharap
mampu memberikan manfaat dalam membantu pembangunan di Ketapang dengan turut
serta memberitakan program-program pembangunan daerah serta berbagai informasi
positif lainnya sehingga bisa menjadi bahan edukasi bagi masyarakat Ketapang
dan memperkenalkan Ketapang melalui berbagai pembangunan positif ke dunia luar.
“Namun, AJK juga tidak akan segan melakukan kritik lewat
pemberitaan baik terhadap Pemerintah Daerah maupun lembaga lainnya di Ketapang
jika ada hal-hal yang dinilai wajib dikritik, namun tentu kritik yang diberikan
bukanlah menjadi sebuah racun melainkan sebagai motivasi agar Pemda bisa terus
melakukan evaluasi dan memperbaiki sesuatu yang dinilai publik belum baik,
sehingga ke depan Ketapang dapat terus menjadi Kabupaten yang terus membaik,”
tandasnya. (Adi LC)
KalbarOnline,
Ketapang – Sejumlah jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Ketapang
resmi mendeklarasikan Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) di Borneo Emerald Hotel,
Ketapang, Rabu (11/12/2019) malam.
Deklarasi organisasi yang merupakan wadah bagi insan pers di Ketapang itu dihadiri oleh para awak media yang tergabung dalam AJK, Bupati Ketapang serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dan para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah dan instansi vertikal yang ada di Ketapang.
Ketua Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK), Theo Bernadhi, S.Sos
mengatakan, AJK terbentuk atas inisiatif rekan-rekan jurnalis yang bertugas di
Ketapang dengan dilatarbelakangi fenomena di Indonesia mengenai kekerasan
terhadap para pekerja media baik dalam melakukan tugas peliputan maupun
mengenai produk-produk jurnalistik yang dibuat.
“Dan bukan tidak mungkin kekerasan atau intimidasi seperti
itu juga didapat oleh rekan-rekan jurnalis di Ketapang. Untuk itu AJK terbentuk
tak hanya sebatas menjadi wadah silaturahmi antar jurnalis tetapi juga sebagai
wadah advokasi bagi para jurnalis khususnya yang tergabung dalam AJK jika ke depan
berhadapan dengan persoalan yang berkaitan dengan produk-produk jurnalistik
yang dibuat,” ujarnya saat memberikan sambutannya.
Meski demikian, Theo menyebut, AJK tidak serta merta
melindungi para anggota yang tergabung di dalamnya jika kedapatan melakukan
pelanggaran-pelanggaran atau melanggar kode etik jurnalistik dengan sengaja
dalam membuat sebuah produk jurnalistik untuk tujuan dan kepentingan pribadi.
“Itu menjadi komitmen kita di AJK, dengan harapan AJK tak
hanya menjadi wadah berlindung dari berbagai hal negatif tetapi juga menjadi
warning untuk sama-sama menaati kaidah-kaidah jurnalistik,” tegasnya.
Selain itu, Theo juga mengatakan, AJK tentunya berharap
mampu memberikan manfaat dalam membantu pembangunan di Ketapang dengan turut
serta memberitakan program-program pembangunan daerah serta berbagai informasi
positif lainnya sehingga bisa menjadi bahan edukasi bagi masyarakat Ketapang
dan memperkenalkan Ketapang melalui berbagai pembangunan positif ke dunia luar.
“Namun, AJK juga tidak akan segan melakukan kritik lewat
pemberitaan baik terhadap Pemerintah Daerah maupun lembaga lainnya di Ketapang
jika ada hal-hal yang dinilai wajib dikritik, namun tentu kritik yang diberikan
bukanlah menjadi sebuah racun melainkan sebagai motivasi agar Pemda bisa terus
melakukan evaluasi dan memperbaiki sesuatu yang dinilai publik belum baik,
sehingga ke depan Ketapang dapat terus menjadi Kabupaten yang terus membaik,”
tandasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini