Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Sunday, 03 March 2019 |
KalbarOnline, Sekadau
– Tiga kecamatan di kabupaten Sekadau tergenang banjir sejak 1 hingga 2
Maret 2019.
Meski telah berangsur surut, namun banjir tersebut membuat
ratusan rumah, sekolah dan tempat ibadah di kecamatan Nanga Mahap, kecamatan
Nanga Taman dan kecamatan Sekadau Hulu, tergenang banjir dengan ketinggian air
mencapai 2 meter. Banjir juga membuat hampir 1000 kepala keluarga dengan 3.163
jiwa terdampak.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran
(BPBD-PK) kabupaten Sekadau mencatat, di kecamatan Nanga Mahap, banjir mengenangi
sejumlah desa di antaranya, desa Nanga Mahap, Tembesuk, Batu Pahat, Lembah
Beringin, Landau Kumpai dan Desa Teluk Kebau, termasuk sebagian Desa Landau
Apin.
Di kacamatan Nanga Taman, ada tiga desa tergenang banjir.
Ketiga desa itu adalah desa Nanga Taman, desa Mentukak dan desa Nanga
Kiungkang, termasuk sebagian desa Nanga Koman.
Sementara di kecamatan Sekadau Hulu banjir juga membuat
rumah warga di desa Selitah tergenang.
Banjir di tiga kecamatan tersebut, terjadi karena tingginya
curah hujan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya air sejumlah
anak sungai yang ada di tiga kecamatan itu meluap dan mengenangi pemukiman
warga.
Di kecamatan Nanga Mahap ada 563 kepala keluarga (KK) dengan
2.295 jiwa terdampak banjir. Di kecamatan Nanga Taman banjir berdampak terhadap
138 kepala keluarga (KK) dengan 578 jiwa.
Dampak banjir juga dialami warga di kecamatan Sekadau Hulu.
Di kecamatan ini ada 82 kepala keluarga (KK) dengan 289 jiwa yang merasakan
genangan banjir.
Wakil Bupati Sekadau, Aloysius bersama aparat terkait, sudah
meninjau ke lokasi banjir pada Sabtu (2/2/2019) pagi. Pemkab juga sudah
memberikan bantuan, seperti mie instan serta bantuan lainnya.
Hingga kini belum ada laporan korban jiwa. namun
sejumlah warga yang tergenang banjir terpaksa harus mengungsi ke lokasi yang
aman. (Mus)
KalbarOnline, Sekadau
– Tiga kecamatan di kabupaten Sekadau tergenang banjir sejak 1 hingga 2
Maret 2019.
Meski telah berangsur surut, namun banjir tersebut membuat
ratusan rumah, sekolah dan tempat ibadah di kecamatan Nanga Mahap, kecamatan
Nanga Taman dan kecamatan Sekadau Hulu, tergenang banjir dengan ketinggian air
mencapai 2 meter. Banjir juga membuat hampir 1000 kepala keluarga dengan 3.163
jiwa terdampak.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran
(BPBD-PK) kabupaten Sekadau mencatat, di kecamatan Nanga Mahap, banjir mengenangi
sejumlah desa di antaranya, desa Nanga Mahap, Tembesuk, Batu Pahat, Lembah
Beringin, Landau Kumpai dan Desa Teluk Kebau, termasuk sebagian Desa Landau
Apin.
Di kacamatan Nanga Taman, ada tiga desa tergenang banjir.
Ketiga desa itu adalah desa Nanga Taman, desa Mentukak dan desa Nanga
Kiungkang, termasuk sebagian desa Nanga Koman.
Sementara di kecamatan Sekadau Hulu banjir juga membuat
rumah warga di desa Selitah tergenang.
Banjir di tiga kecamatan tersebut, terjadi karena tingginya
curah hujan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya air sejumlah
anak sungai yang ada di tiga kecamatan itu meluap dan mengenangi pemukiman
warga.
Di kecamatan Nanga Mahap ada 563 kepala keluarga (KK) dengan
2.295 jiwa terdampak banjir. Di kecamatan Nanga Taman banjir berdampak terhadap
138 kepala keluarga (KK) dengan 578 jiwa.
Dampak banjir juga dialami warga di kecamatan Sekadau Hulu.
Di kecamatan ini ada 82 kepala keluarga (KK) dengan 289 jiwa yang merasakan
genangan banjir.
Wakil Bupati Sekadau, Aloysius bersama aparat terkait, sudah
meninjau ke lokasi banjir pada Sabtu (2/2/2019) pagi. Pemkab juga sudah
memberikan bantuan, seperti mie instan serta bantuan lainnya.
Hingga kini belum ada laporan korban jiwa. namun
sejumlah warga yang tergenang banjir terpaksa harus mengungsi ke lokasi yang
aman. (Mus)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini