Pontianak    

Bappeda Kalbar Apresiasi CIFOR : Diskusi Panel Peta Vegetasi Perencanaan Tata Ruang Berbasis Ekosistem

Oleh : Jauhari Fatria
Saturday, 02 February 2019
Bappeda Kalbar Apresiasi CIFOR : Diskusi Panel Peta Vegetasi Perencanaan Tata Ruang Berbasis Ekosistem
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline,

Pontianak – Center for International Forestry Research (CIFOR) yang

merupakan bagian dari penyediaan data spasial menggelar diskusi panel peta

vegetasi skala besar untuk perencanaan tata ruang berbasis ekosistem, Kamis

(31/1/2019).

Diskusi ini lantas mendapat apresiasi Bappeda Provinsi

Kalbar. Kabid Fisik, Prasarana dan Sumber Daya, Ir. Yuslinda, MM mengatakan

bahwa Bappeda Kalbar sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi CIFOR ini.

“Saya kira sangat membantu dan bermanfaat bagi perencanaan

pembangunan di Kalbar. Untuk itu terima kasih kepada CIFOR yang telah

bersedia untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kabid Fisik, Prasarana dan sumber daya

dalam membancakan sambutan tertulis Kepala Bappeda Kalbar mengatakan melalui

kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan kesamaan pandangan, gerak dan harapan

dari seluruh pelaku pembangunan demi kemajuan bangsa dan negara secara umum dan

khususnya di Provinsi Kalbar sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa

dan negara.

Permasalahkan pembangunan di Provinsi Kalbar salah satunya

adalah belum tersedianya data pembangunan yang berbasis spasial. Terkait

permasalahan tersebut pada tanggal 1 Desember 2018 di Jakarta, pemerintah telah

menyerahkan akun Geoportal kebijakan satu peta (KSP) kepada Pemerintah Provinsi

Kalbar.

“Kebijakan satu peta bertujuan untuk perencanaan

pembangunan, penyediaan infrastruktur, penerbitan izin dan hak atas tanah,

serta berbagai kebijakan nasional dapat mengacu pada data spasial yang akurat,”

tutur Yuslinda.

Yuslinda menambahkan, berdasarkan rencana pembangunan jangka

menegah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023, visi yang akan direalisasikan adalah ‘Terwujudnya

Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Barat Melalui Percepatan Pembangunan

Infrastruktur dan Perbaikan tata kelola Pemerintah’.

Visi tersebut mengandung pengertian 5 (lima) tahun yang akan

datang, fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur serta perbaikan tata

kelola pemerintah untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, efektivitas dan

efisiensi birokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan

pelayanan publik.

Berkenaan dengan kegiatan hari ini, Yuslinda menyatakan tentang

penyediaan data spasial, merupakan perwujudan dari visi perbaikan tata kelola

pemerintah khususnya 2 dari 5 misi yang harus dilaksanakan yaitu: meningkatkan

kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan,

partisipatif, responsif, efisien dan akuntabel dalam penyelenggaraan

pemerintah, pembangunan dan pelayanan publik serta mampu mengikuti perubahan

lingkungan eksternal dan internal, sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika

perubahan tersebut dan menjaga fungsi, daya dukung dan kenyamanan dalam

kehidupan pada masa kini dan masa depan, melalui pemanfaatan ruang yang serasi

antara penggunaan untuk pemukiman, kegiatan sosial ekonomi, upaya konservasi. (*/Fai)

Artikel Selanjutnya
Satpol PP Kota Pontianak Tertibkan Bangunan Langgar Garis Sempadan
Saturday, 02 February 2019
Artikel Sebelumnya
Pimpin Rakor Operasi Wilayah Liong Kapuas 2019, Yohanes Ontot Pastikan Imlek di Sanggau Aman
Saturday, 02 February 2019

Berita terkait