Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Saturday, 07 July 2018 |
Kapolsek KP3L Sukabangun: Tidak ada korban jiwa dan korban harta
KalbarOnline, Ketapang – Kapolsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Laut (KP3L) Sukabangun Ketapang, Iptu I Ketut Agus Pasek Sudina, S.IK beserta seluruh anggota Polsek KP3L Sukabangun Ketapang turun langsung mengevakuasi para penumpang kapal feri KM. Dharma 2 yang kandas di Muara Ketapang pada Sabtu (7/7/2018) sekitar pukul 05.00 Wib di pelabuhan Sukabangun Ketapang.
Awal Kejadian sekitar pukul 19.00 wib, kapal feri KM. Dharma II mengalami kandas di perairan Muara Sungai Sukabangun. Diduga kapal kandas akibat perairan yang sedang surut di bawah 3 meter.
Berdasarkan data manivest, kapal feri KM. Dharma II berangkat membawa muatan penumpang sebanyak 668 orang, sepeda motor 28 unit, kendaraan kecil 13 unit, truk sedang 11 unit serta truk besar 3 unit.
Sekitar 30 personil Tim Gabungan dari Basarnas, KSOP Ketapang, Angkatan Laut dan Polsek Pelabuhan saat ini masih melakukan evakuasi dengan menggunakan speed boat milik KSOP Ketapang dan kapal tongkang beserta Tug Boat.
Jumlah penumpang yang telah terevakuasi saat ini sekitar 500 orang, mengingat jarak antara Pelabuhan Sukabangun Ketapang dengan lokasi kandasnya kapal feri KM. Dharma II sekitar 3 mil.
Salah seorang anggota Polsek KP3L yang turut serta dalam proses evakuasi tersebut, Bripka Rudi Pangestu yang tak kenal lelah juga ikut ke muara untuk mengevakuasi para penumpang menggunakan Tug boat.
“Saya sebagai seorang anggota Polri yang tugas pokoknya sudah jelas yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, termasuk sebagai seorang manusia sosial kita harus saling tolong menolong. Apalagi saya tersentuh melihat ratusan penumpang yang sudah kehabisan bahan makanan di dalam kapal, fisik merekapun sudah lemah termasuk anak-anak yang masih dibawah umur. Kami anggota Polri berusaha dan berupaya semampu kami untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.
Demikian halnya dengan Kapolsek KP3L Sukabangun Ketapang, Iptu I Ketut Agus Pasek Sudina, S.IK. menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa atau pun korban harta benda dalam kejadian ini.
“Semua berkat kerja keras dan kerja sama yang baik dari anggota dan seluruh pihak terkait sehingga evakuasi berjalan dengan lancar dan tertib,” ujar Kapolsek.
Hingga berita ini dimuat, proses evakuasi masih tetap berlangsung. (Firman/ResKTP/Adi LC)
Kapolsek KP3L Sukabangun: Tidak ada korban jiwa dan korban harta
KalbarOnline, Ketapang – Kapolsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Laut (KP3L) Sukabangun Ketapang, Iptu I Ketut Agus Pasek Sudina, S.IK beserta seluruh anggota Polsek KP3L Sukabangun Ketapang turun langsung mengevakuasi para penumpang kapal feri KM. Dharma 2 yang kandas di Muara Ketapang pada Sabtu (7/7/2018) sekitar pukul 05.00 Wib di pelabuhan Sukabangun Ketapang.
Awal Kejadian sekitar pukul 19.00 wib, kapal feri KM. Dharma II mengalami kandas di perairan Muara Sungai Sukabangun. Diduga kapal kandas akibat perairan yang sedang surut di bawah 3 meter.
Berdasarkan data manivest, kapal feri KM. Dharma II berangkat membawa muatan penumpang sebanyak 668 orang, sepeda motor 28 unit, kendaraan kecil 13 unit, truk sedang 11 unit serta truk besar 3 unit.
Sekitar 30 personil Tim Gabungan dari Basarnas, KSOP Ketapang, Angkatan Laut dan Polsek Pelabuhan saat ini masih melakukan evakuasi dengan menggunakan speed boat milik KSOP Ketapang dan kapal tongkang beserta Tug Boat.
Jumlah penumpang yang telah terevakuasi saat ini sekitar 500 orang, mengingat jarak antara Pelabuhan Sukabangun Ketapang dengan lokasi kandasnya kapal feri KM. Dharma II sekitar 3 mil.
Salah seorang anggota Polsek KP3L yang turut serta dalam proses evakuasi tersebut, Bripka Rudi Pangestu yang tak kenal lelah juga ikut ke muara untuk mengevakuasi para penumpang menggunakan Tug boat.
“Saya sebagai seorang anggota Polri yang tugas pokoknya sudah jelas yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, termasuk sebagai seorang manusia sosial kita harus saling tolong menolong. Apalagi saya tersentuh melihat ratusan penumpang yang sudah kehabisan bahan makanan di dalam kapal, fisik merekapun sudah lemah termasuk anak-anak yang masih dibawah umur. Kami anggota Polri berusaha dan berupaya semampu kami untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.
Demikian halnya dengan Kapolsek KP3L Sukabangun Ketapang, Iptu I Ketut Agus Pasek Sudina, S.IK. menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa atau pun korban harta benda dalam kejadian ini.
“Semua berkat kerja keras dan kerja sama yang baik dari anggota dan seluruh pihak terkait sehingga evakuasi berjalan dengan lancar dan tertib,” ujar Kapolsek.
Hingga berita ini dimuat, proses evakuasi masih tetap berlangsung. (Firman/ResKTP/Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini