Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 28 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas PUPR pada tahun ini menganggarkan sekitar Rp 24 miliar untuk pembangunan atau peningkatan dua ruas jalan di Kabupaten Sintang. Yakni ruas jalan Nanga Mau-Tebidah dan Tebidah-Bunyau.
Gubernur Kalimantna Barat, Ria Norsan menyampaikan, bahwa pembangunan atau peningkatan kedua ruas jalan tersebut dalam rangka meningkatkan mobilitas dan produktifitas masyarakat di kawasan pedalaman. Menurutnya, dengan akses jalan yang bagus, maka masyarakat di daerah tersebut akan lebih sejahtera.
Secara teknis, rencana peningkatan jalan Nanga Mau-Tebidah efektif akan dilakukan sepanjang 1,14 kilometer yang akan dikerjakan secara fungsional dengan prioritas pada segmen yang mengalami kerusakan berat. Paket pekerjaan ini telah memasuki tahap persiapan tender fisik dengan pagu anggaran sebesar Rp 12 miliar.
"Iya kita memiliki rencana penangan efektif untuk ruas jalan Nanga Mau-Tebidah itu sepanjang 1,14 Kilometer dan kita fokuskan pada kerusakan berat," terang Kadis PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen.
Sama halnya dengan ruas jalan Nanga Mau-Tebidah, ruas jalan Tebidah-Bunyau sendiri juga akan ditangani sepanjang 1,14 Kilometer, dengan fokus yang sama, yakni penanganan jalan rusak berat. Untuk saat ini lanjut Iskandar, pembangunan ini juga sudah pada tahap persiapan tender fisik dengan pagu anggaran Rp 12 miliar.
"Fokus pembangunan pada kerusakan paling parah jalan dilaksanakan untuk meringankan beban masyarakat dalam hal mobilitas dengan pola 'fungsional tersebar' sehingga diharapkan perbaikan ini segera memberikan kemudahan pada masyarakat dengan cara bertahap," katanya.
"Kita memastikan bahwa pembangunan ini segera berprogres pada 2026, dengan fokus kita pada pembangunan jalan yang berat atau rusak parah, meskipun mungkin kecil tapi kita bertahap melalukan perbaikan, dengan skema tersebut," tambahnya.
Iskandar kembali mengingatkan, bahwa langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan dalam pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedalaman, sekaligus mendukung konektivitas antar desa dan kecamatan di Kabupaten Sintang.
"Dengan masuknya kedua paket ini ke tahap persiapan tender fisik, progres pembangunan dipastikan akan segera bergerak ke tahap pelaksanaan pekerjaan di lapangan pada tahun anggaran 2026," tutup Iskandar. (**)
KALBARONLINE.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas PUPR pada tahun ini menganggarkan sekitar Rp 24 miliar untuk pembangunan atau peningkatan dua ruas jalan di Kabupaten Sintang. Yakni ruas jalan Nanga Mau-Tebidah dan Tebidah-Bunyau.
Gubernur Kalimantna Barat, Ria Norsan menyampaikan, bahwa pembangunan atau peningkatan kedua ruas jalan tersebut dalam rangka meningkatkan mobilitas dan produktifitas masyarakat di kawasan pedalaman. Menurutnya, dengan akses jalan yang bagus, maka masyarakat di daerah tersebut akan lebih sejahtera.
Secara teknis, rencana peningkatan jalan Nanga Mau-Tebidah efektif akan dilakukan sepanjang 1,14 kilometer yang akan dikerjakan secara fungsional dengan prioritas pada segmen yang mengalami kerusakan berat. Paket pekerjaan ini telah memasuki tahap persiapan tender fisik dengan pagu anggaran sebesar Rp 12 miliar.
"Iya kita memiliki rencana penangan efektif untuk ruas jalan Nanga Mau-Tebidah itu sepanjang 1,14 Kilometer dan kita fokuskan pada kerusakan berat," terang Kadis PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen.
Sama halnya dengan ruas jalan Nanga Mau-Tebidah, ruas jalan Tebidah-Bunyau sendiri juga akan ditangani sepanjang 1,14 Kilometer, dengan fokus yang sama, yakni penanganan jalan rusak berat. Untuk saat ini lanjut Iskandar, pembangunan ini juga sudah pada tahap persiapan tender fisik dengan pagu anggaran Rp 12 miliar.
"Fokus pembangunan pada kerusakan paling parah jalan dilaksanakan untuk meringankan beban masyarakat dalam hal mobilitas dengan pola 'fungsional tersebar' sehingga diharapkan perbaikan ini segera memberikan kemudahan pada masyarakat dengan cara bertahap," katanya.
"Kita memastikan bahwa pembangunan ini segera berprogres pada 2026, dengan fokus kita pada pembangunan jalan yang berat atau rusak parah, meskipun mungkin kecil tapi kita bertahap melalukan perbaikan, dengan skema tersebut," tambahnya.
Iskandar kembali mengingatkan, bahwa langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan dalam pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedalaman, sekaligus mendukung konektivitas antar desa dan kecamatan di Kabupaten Sintang.
"Dengan masuknya kedua paket ini ke tahap persiapan tender fisik, progres pembangunan dipastikan akan segera bergerak ke tahap pelaksanaan pekerjaan di lapangan pada tahun anggaran 2026," tutup Iskandar. (**)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini