Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 19 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Warga Perumahan BTN Sepehale 2, Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia di dalam rumahnya pada Jumat (17/04/2026) siang.
Korban diketahui berusia 26 tahun dan diperkirakan tengah hamil sekitar 8 bulan. Ia ditemukan di kediamannya di Blok D Nomor 34.
Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan seorang saksi yang mencium bau tidak sedap dari dalam rumah korban sekitar pukul 13.00 WIB.
Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian mengajak warga sekitar untuk membuka rumah tersebut, mengingat suami korban tengah berada di luar daerah karena menjalankan tugas dinas.
Setelah pintu berhasil dibuka, warga mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan informasi di lokasi, korban diduga telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan, terlihat dari kondisi tubuh yang mulai menghitam dan mengeluarkan bau menyengat.
Kasat Reskrim Polres Ketapang, IPTU Dedy Syahputra Bintang membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menyampaikan, pihak kepolisian menerima laporan pada pukul 13.45 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Benar, kami menerima laporan terkait penemuan mayat di salah satu rumah di Jalan Kalinilam. Anggota langsung turun ke TKP dan mengevakuasi korban ke RS Agoesdjam untuk dilakukan visum,” ujarnya, Sabtu (18/04/2026).
Dari hasil visum sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.
“Korban diperkirakan dalam kondisi hamil delapan bulan,” tambahnya.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait kemungkinan dilakukannya autopsi. Namun, keluarga menolak dan meminta agar jenazah segera diserahkan untuk dimakamkan.
“Untuk autopsi, pihak keluarga tidak bersedia. Mereka meminta jenazah segera diserahkan kepada suami untuk dimakamkan, namun kami tetap melakukan investigasi lebih lanjut,” jelasnya.
Diketahui, korban merupakan istri dari seorang anggota TNI yang saat kejadian sedang bertugas di luar daerah. Sementara itu, pihak keluarga korban diketahui berada di Singkawang. Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Warga Perumahan BTN Sepehale 2, Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia di dalam rumahnya pada Jumat (17/04/2026) siang.
Korban diketahui berusia 26 tahun dan diperkirakan tengah hamil sekitar 8 bulan. Ia ditemukan di kediamannya di Blok D Nomor 34.
Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan seorang saksi yang mencium bau tidak sedap dari dalam rumah korban sekitar pukul 13.00 WIB.
Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian mengajak warga sekitar untuk membuka rumah tersebut, mengingat suami korban tengah berada di luar daerah karena menjalankan tugas dinas.
Setelah pintu berhasil dibuka, warga mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan informasi di lokasi, korban diduga telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan, terlihat dari kondisi tubuh yang mulai menghitam dan mengeluarkan bau menyengat.
Kasat Reskrim Polres Ketapang, IPTU Dedy Syahputra Bintang membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menyampaikan, pihak kepolisian menerima laporan pada pukul 13.45 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Benar, kami menerima laporan terkait penemuan mayat di salah satu rumah di Jalan Kalinilam. Anggota langsung turun ke TKP dan mengevakuasi korban ke RS Agoesdjam untuk dilakukan visum,” ujarnya, Sabtu (18/04/2026).
Dari hasil visum sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.
“Korban diperkirakan dalam kondisi hamil delapan bulan,” tambahnya.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait kemungkinan dilakukannya autopsi. Namun, keluarga menolak dan meminta agar jenazah segera diserahkan untuk dimakamkan.
“Untuk autopsi, pihak keluarga tidak bersedia. Mereka meminta jenazah segera diserahkan kepada suami untuk dimakamkan, namun kami tetap melakukan investigasi lebih lanjut,” jelasnya.
Diketahui, korban merupakan istri dari seorang anggota TNI yang saat kejadian sedang bertugas di luar daerah. Sementara itu, pihak keluarga korban diketahui berada di Singkawang. Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini