Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 18 April 2026 |
KALBARONLINE.com – Sebuah insiden kebakaran menghanguskan gedung Keterampilan dan Kesenian milik SMPN 4 Sungai Kunyit yang berlokasi di Dusun Sabar, Desa Sungai Duri I, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah pada Jumat (17/4/2026) siang. Meski tidak ada korban jiwa, bangunan beserta isinya dilaporkan rusak berat.
Berdasarkan sumber dari Polres Mempawah, disebutkan bahwa peristiwa bermula sekira pukul 13.30 WIB. Saksi mata bernama Benni (46 tahun), yang merupakan warga setempat, mengaku melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari arah gedung kesenian sekolah tersebut.
Cuaca yang panas serta material bangunan yang terdiri dari kerangka kayu dan triplek membuat api merambat dengan sangat cepat ke bagian atap.
Sebelum bantuan profesional tiba, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya untuk mencegah api merembet ke bangunan kelas lainnya.
Setelahnya, sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran (damkar) tiba ke lokasi untuk pemadaman sekaligus pendinginan, di antaranya berasal dari 2 Unit Damkar Desa Sungai Duri (Kabupaten Bengkayang), 1 Unit Damkar Desa Semudun, 1 Unit Damkar PT BAI dan 2 Unit Damkar BPPD Kabupaten Mempawah. Bersamaan dengan itu, personel Polsek Sungai Kunyit pun sigap mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas guna memberikan akses jalan bagi armada pemadam.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.30 WIB setelah dilakukan proses pendinginan. Pihak kepolisian menyatakan, bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, satu unit gedung beserta seluruh fasilitas kesenian di dalamnya ludes terbakar.
Hingga saat ini, estimasi kerugian materiil masih dalam tahap penghitungan oleh pihak sekolah dan dinas terkait. Mengenai penyebab kebakaran, Kapolsek Sungai Kunyit melalui keterangan tertulisnya menyebutkan, kalau dugaan sementara berasal dari hubungan pendek arus listrik (korsleting).
"Kami telah berkoordinasi dengan pihak PLN untuk pemutusan arus guna mencegah kebakaran susulan. Saat ini status TKP dalam pengamanan ketat (status quo) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh Tim Inafis Polres Mempawah dan Labfor Polda Kalbar," jelas pihak kepolisian.
Pasca-kebakaran, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMPN 4 Sungai Kunyit diprediksi akan mengalami hambatan dalam waktu dekat, khususnya untuk mata pelajaran seni dan keterampilan. Pihak sekolah diharapkan segera melakukan langkah relokasi atau pengaturan jadwal agar efektivitas pendidikan siswa tetap terjaga meski fasilitas utama mereka terdampak musibah. (FikA)
KALBARONLINE.com – Sebuah insiden kebakaran menghanguskan gedung Keterampilan dan Kesenian milik SMPN 4 Sungai Kunyit yang berlokasi di Dusun Sabar, Desa Sungai Duri I, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah pada Jumat (17/4/2026) siang. Meski tidak ada korban jiwa, bangunan beserta isinya dilaporkan rusak berat.
Berdasarkan sumber dari Polres Mempawah, disebutkan bahwa peristiwa bermula sekira pukul 13.30 WIB. Saksi mata bernama Benni (46 tahun), yang merupakan warga setempat, mengaku melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari arah gedung kesenian sekolah tersebut.
Cuaca yang panas serta material bangunan yang terdiri dari kerangka kayu dan triplek membuat api merambat dengan sangat cepat ke bagian atap.
Sebelum bantuan profesional tiba, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya untuk mencegah api merembet ke bangunan kelas lainnya.
Setelahnya, sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran (damkar) tiba ke lokasi untuk pemadaman sekaligus pendinginan, di antaranya berasal dari 2 Unit Damkar Desa Sungai Duri (Kabupaten Bengkayang), 1 Unit Damkar Desa Semudun, 1 Unit Damkar PT BAI dan 2 Unit Damkar BPPD Kabupaten Mempawah. Bersamaan dengan itu, personel Polsek Sungai Kunyit pun sigap mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas guna memberikan akses jalan bagi armada pemadam.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.30 WIB setelah dilakukan proses pendinginan. Pihak kepolisian menyatakan, bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, satu unit gedung beserta seluruh fasilitas kesenian di dalamnya ludes terbakar.
Hingga saat ini, estimasi kerugian materiil masih dalam tahap penghitungan oleh pihak sekolah dan dinas terkait. Mengenai penyebab kebakaran, Kapolsek Sungai Kunyit melalui keterangan tertulisnya menyebutkan, kalau dugaan sementara berasal dari hubungan pendek arus listrik (korsleting).
"Kami telah berkoordinasi dengan pihak PLN untuk pemutusan arus guna mencegah kebakaran susulan. Saat ini status TKP dalam pengamanan ketat (status quo) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh Tim Inafis Polres Mempawah dan Labfor Polda Kalbar," jelas pihak kepolisian.
Pasca-kebakaran, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMPN 4 Sungai Kunyit diprediksi akan mengalami hambatan dalam waktu dekat, khususnya untuk mata pelajaran seni dan keterampilan. Pihak sekolah diharapkan segera melakukan langkah relokasi atau pengaturan jadwal agar efektivitas pendidikan siswa tetap terjaga meski fasilitas utama mereka terdampak musibah. (FikA)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini