Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 17 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX yang jatuh di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, telah berhasil diidentifikasi oleh tim forensik di RS Bhayangkara Polda Kalbar, Jumat (17/04/2026).
Kabiddokkes Polda Kalbar, Kombes Pol Subur menyampaikan, bahwa proses identifikasi berjalan lancar karena kondisi jenazah masih memungkinkan untuk dikenali secara visual.
“Wajah korban masih bagus, sehingga bisa dikenali. Ini sangat membantu dalam proses pencocokan identitas,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media.
Ia menjelaskan, metode identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem dari keluarga dengan hasil pemeriksaan post mortem oleh tim dokter forensik. Data ante mortem meliputi ciri fisik, tanda khusus, hingga informasi medis korban semasa hidup.
Seluruh jenazah telah berada di ruang jenazah RS Bhayangkara sejak tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Proses identifikasi juga didukung kehadiran keluarga korban yang datang langsung ke posko ante mortem untuk memberikan data pembanding.
Dari hasil pencocokan tersebut, identitas seluruh korban yang berjumlah delapan orang telah dinyatakan sesuai dengan manifest penumpang. Pihak kepolisian menyebut tidak ada kendala berarti selama proses berlangsung.
Meski demikian, sebelum penyerahan jenazah kepada pihak keluarga, akan dilakukan proses rekonsiliasi akhir untuk memastikan kesesuaian antara data ante mortem dan post mortem, yang disaksikan langsung oleh keluarga korban.
“Setelah semuanya dinyatakan cocok, jenazah akan segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tambahnya.
Polda Kalbar juga menyiapkan pengawalan bagi jenazah hingga ke daerah asal masing-masing korban. Selain itu, tim psikologi turut diterjunkan untuk memberikan pendampingan kepada keluarga yang mengalami trauma.
Sebelumnya, helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/04/2026) di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Helikopter tersebut kemudian ditemukan dalam kondisi hancur di kawasan perbukitan, dan seluruh kru serta penumpang dinyatakan meninggal dunia. (Lid)
KALBARONLINE.com - Seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX yang jatuh di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, telah berhasil diidentifikasi oleh tim forensik di RS Bhayangkara Polda Kalbar, Jumat (17/04/2026).
Kabiddokkes Polda Kalbar, Kombes Pol Subur menyampaikan, bahwa proses identifikasi berjalan lancar karena kondisi jenazah masih memungkinkan untuk dikenali secara visual.
“Wajah korban masih bagus, sehingga bisa dikenali. Ini sangat membantu dalam proses pencocokan identitas,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media.
Ia menjelaskan, metode identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem dari keluarga dengan hasil pemeriksaan post mortem oleh tim dokter forensik. Data ante mortem meliputi ciri fisik, tanda khusus, hingga informasi medis korban semasa hidup.
Seluruh jenazah telah berada di ruang jenazah RS Bhayangkara sejak tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Proses identifikasi juga didukung kehadiran keluarga korban yang datang langsung ke posko ante mortem untuk memberikan data pembanding.
Dari hasil pencocokan tersebut, identitas seluruh korban yang berjumlah delapan orang telah dinyatakan sesuai dengan manifest penumpang. Pihak kepolisian menyebut tidak ada kendala berarti selama proses berlangsung.
Meski demikian, sebelum penyerahan jenazah kepada pihak keluarga, akan dilakukan proses rekonsiliasi akhir untuk memastikan kesesuaian antara data ante mortem dan post mortem, yang disaksikan langsung oleh keluarga korban.
“Setelah semuanya dinyatakan cocok, jenazah akan segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tambahnya.
Polda Kalbar juga menyiapkan pengawalan bagi jenazah hingga ke daerah asal masing-masing korban. Selain itu, tim psikologi turut diterjunkan untuk memberikan pendampingan kepada keluarga yang mengalami trauma.
Sebelumnya, helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/04/2026) di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Helikopter tersebut kemudian ditemukan dalam kondisi hancur di kawasan perbukitan, dan seluruh kru serta penumpang dinyatakan meninggal dunia. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini