Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 15 April 2026 |
KALBARONLINE.com – Keamanan di lingkungan sekolah kembali menjadi sorotan tajam. SMPN 5 Sukadana lagi-lagi menjadi sasaran empuk aksi pencurian pada Selasa (14/04/2026). Pasalnya, ini merupakan kali keenam sekolah tersebut dibobol maling, sementara para pelaku masih melenggang bebas.
Sementara, rentetan aksi kriminal yang berulang ini memicu kekhawatiran serius di kalangan tenaga pendidik. Pihak sekolah berharap besar agar pihak kepolisian dapat segera mengakhiri teror pencurian ini.
"Ini sudah kejadian keenam kalinya. Kami sangat berharap pihak kepolisian bisa segera membekuk pelakunya," ujar salah seorang guru SMPN 5 Sukadana yang meminta identitasnya dirahasiakan, pada Rabu (15/04/2026).
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Sukadana, Muhammad Iqbal menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas keterlambatan jajarannya dalam mengungkap kasus yang meresahkan ini.
"Saya selaku Kapolsek Sukadana memohon maaf kepada masyarakat karena hingga saat ini kami belum berhasil mengungkap perkara tersebut," ungkap Iqbal.
Menurut Iqbal, timnya saat ini tengah bekerja ekstra keras untuk memperkuat bukti-bukti di lapangan. Ia mengakui bahwa proses identifikasi pelaku memerlukan alat bukti yang solid agar kasus ini bisa tuntas secara hukum.
Kapolsek Iqbal menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan kasus ini dalam waktu dekat guna memulihkan rasa aman di masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk tidak ragu melaporkan informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
"Insya Allah, dalam waktu dekat kami berjanji akan mengungkap kasus ini. Keamanan masyarakat adalah prioritas dan tanggung jawab kami," tukasnya.
Layanan Aduan Masyarakat:
Bagi warga yang memiliki informasi terkait kasus ini, silakan hubungi Polsek Sukadana: +62 851-3886-4461. Layanan Darurat Polres Kayong Utara: 110. (Sans)
KALBARONLINE.com – Keamanan di lingkungan sekolah kembali menjadi sorotan tajam. SMPN 5 Sukadana lagi-lagi menjadi sasaran empuk aksi pencurian pada Selasa (14/04/2026). Pasalnya, ini merupakan kali keenam sekolah tersebut dibobol maling, sementara para pelaku masih melenggang bebas.
Sementara, rentetan aksi kriminal yang berulang ini memicu kekhawatiran serius di kalangan tenaga pendidik. Pihak sekolah berharap besar agar pihak kepolisian dapat segera mengakhiri teror pencurian ini.
"Ini sudah kejadian keenam kalinya. Kami sangat berharap pihak kepolisian bisa segera membekuk pelakunya," ujar salah seorang guru SMPN 5 Sukadana yang meminta identitasnya dirahasiakan, pada Rabu (15/04/2026).
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Sukadana, Muhammad Iqbal menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas keterlambatan jajarannya dalam mengungkap kasus yang meresahkan ini.
"Saya selaku Kapolsek Sukadana memohon maaf kepada masyarakat karena hingga saat ini kami belum berhasil mengungkap perkara tersebut," ungkap Iqbal.
Menurut Iqbal, timnya saat ini tengah bekerja ekstra keras untuk memperkuat bukti-bukti di lapangan. Ia mengakui bahwa proses identifikasi pelaku memerlukan alat bukti yang solid agar kasus ini bisa tuntas secara hukum.
Kapolsek Iqbal menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan kasus ini dalam waktu dekat guna memulihkan rasa aman di masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk tidak ragu melaporkan informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
"Insya Allah, dalam waktu dekat kami berjanji akan mengungkap kasus ini. Keamanan masyarakat adalah prioritas dan tanggung jawab kami," tukasnya.
Layanan Aduan Masyarakat:
Bagi warga yang memiliki informasi terkait kasus ini, silakan hubungi Polsek Sukadana: +62 851-3886-4461. Layanan Darurat Polres Kayong Utara: 110. (Sans)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini