Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 13 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Seorang warga Desa Menaren, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, bernama Hamdan (47 tahun), meninggal dunia setelah diduga tersambar petir pada Minggu 12 April 2026 sekira pukul 14.00 WIB.
Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, IPTU Jamali menyampaikan, kejadian bermula pada saat korban pergi ke kebun untuk memberi umpan atau makan sapi dengan menggunakan motor.
Menurut keterangan istri korban, hingga pada pukul 17.50 WIB setelah azan Magrib, korban belum juga pulang kerumahnya, kemudian istri korban bersama anaknya menyusul ke kebun. Sesampainya di kebun istri korban melihat suaminya sudah tergeletak di atas tanah dan tidak sadarkan diri. Begitu juga tiga ekor sapi peliharaan korban dalam keadaan terbaring atau mati di atas tanah tersebut, tidak jauh dari posisi suaminya.
Kemudian, korban langsung dibawa oleh istri dan anaknya ke Puskesmas Mentebah. Setelah sampai ke puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
"Dugaan istri dan keluarga bahwa korban meninggal dunia di akibatkan kena sambaran petir. Pada saat kejadian cuaca di tempat tersebut sedang turun hujan," ungkap IPTU Jamali.
Setelah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis Puskesmas Mentebah, Hamdan langsung dibawa ke rumah duka Desa Menaren.
"Pada saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka dan akan dikebumikan besok pagi. Pihak keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian korban, karena menyadari peristiwa ini adalah murni bencana dan tidak akan melakukan tuntutan atas kejadian tersebut," kata IPTU Jamali. (Haq)
KALBARONLINE.com - Seorang warga Desa Menaren, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, bernama Hamdan (47 tahun), meninggal dunia setelah diduga tersambar petir pada Minggu 12 April 2026 sekira pukul 14.00 WIB.
Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, IPTU Jamali menyampaikan, kejadian bermula pada saat korban pergi ke kebun untuk memberi umpan atau makan sapi dengan menggunakan motor.
Menurut keterangan istri korban, hingga pada pukul 17.50 WIB setelah azan Magrib, korban belum juga pulang kerumahnya, kemudian istri korban bersama anaknya menyusul ke kebun. Sesampainya di kebun istri korban melihat suaminya sudah tergeletak di atas tanah dan tidak sadarkan diri. Begitu juga tiga ekor sapi peliharaan korban dalam keadaan terbaring atau mati di atas tanah tersebut, tidak jauh dari posisi suaminya.
Kemudian, korban langsung dibawa oleh istri dan anaknya ke Puskesmas Mentebah. Setelah sampai ke puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
"Dugaan istri dan keluarga bahwa korban meninggal dunia di akibatkan kena sambaran petir. Pada saat kejadian cuaca di tempat tersebut sedang turun hujan," ungkap IPTU Jamali.
Setelah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis Puskesmas Mentebah, Hamdan langsung dibawa ke rumah duka Desa Menaren.
"Pada saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka dan akan dikebumikan besok pagi. Pihak keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian korban, karena menyadari peristiwa ini adalah murni bencana dan tidak akan melakukan tuntutan atas kejadian tersebut," kata IPTU Jamali. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini