Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 11 April 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Rumah Radakng Samilik di Jalan Panca Bhakti, Kecamatan Pontianak Utara.
Menurutnya, Rumah radakng memiliki arti penting sebagai simbol budaya masyarakat adat Dayak sekaligus ruang untuk memperkuat silaturahmi, baik di kalangan masyarakat Dayak maupun masyarakat luas di Kota Pontianak.
“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, tentunya saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini," katanya usai meletakkan batu pertama pembangunan rumah radakng tersebut, Sabtu (11/04/2026).
Edi berharap, pembangunan Rumah Radakng Samilik dapat berjalan lancar dan segera difungsikan sebagai tempat kegiatan budaya, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan. Ia menilai keberadaan fasilitas semacam itu penting untuk menjaga keberagaman dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Pontianak yang majemuk.
Untuk mendukung keberadaan rumah radakng, Pemkot membangun Jalan Panca Bhakti secara bertahap. Pada tahun 2025 lalu, jalan tersebut sempat masuk program Inpres Jalan dari Pemerintah Pusat senilai Rp 15,4 miliar, namun pelaksanaannya tertunda. Pemerintah kota kini kembali memperjuangkannya agar dapat menjadi prioritas pada 2026.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI agar jalan (Panca Bhakti) ini dapat diselesaikan," katanya.
Ketua panitia pembangunan, Marsianus Mustam mengatakan, pembangunan Rumah Radakng Samilik diperkirakan akan menghabiskan anggaran Rp 1,5 miliar dan direncanakan selesai dalam satu tahun.
"Saat ini sudah ada 25 persen dana, karenanya peletakan batu pertama dilakukan. Kami juga masih menghimpun bantuan dari para donatur," katanya.
Ia berharap kehadiran Rumah Radakng Samilik dapat menjadi ruang silaturahmi warga Dayak di Pontianak Utara, termasuk dalam menunjang keberagaman dan pariwisata Kota Pontianak. (Jau)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Rumah Radakng Samilik di Jalan Panca Bhakti, Kecamatan Pontianak Utara.
Menurutnya, Rumah radakng memiliki arti penting sebagai simbol budaya masyarakat adat Dayak sekaligus ruang untuk memperkuat silaturahmi, baik di kalangan masyarakat Dayak maupun masyarakat luas di Kota Pontianak.
“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, tentunya saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini," katanya usai meletakkan batu pertama pembangunan rumah radakng tersebut, Sabtu (11/04/2026).
Edi berharap, pembangunan Rumah Radakng Samilik dapat berjalan lancar dan segera difungsikan sebagai tempat kegiatan budaya, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan. Ia menilai keberadaan fasilitas semacam itu penting untuk menjaga keberagaman dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Pontianak yang majemuk.
Untuk mendukung keberadaan rumah radakng, Pemkot membangun Jalan Panca Bhakti secara bertahap. Pada tahun 2025 lalu, jalan tersebut sempat masuk program Inpres Jalan dari Pemerintah Pusat senilai Rp 15,4 miliar, namun pelaksanaannya tertunda. Pemerintah kota kini kembali memperjuangkannya agar dapat menjadi prioritas pada 2026.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI agar jalan (Panca Bhakti) ini dapat diselesaikan," katanya.
Ketua panitia pembangunan, Marsianus Mustam mengatakan, pembangunan Rumah Radakng Samilik diperkirakan akan menghabiskan anggaran Rp 1,5 miliar dan direncanakan selesai dalam satu tahun.
"Saat ini sudah ada 25 persen dana, karenanya peletakan batu pertama dilakukan. Kami juga masih menghimpun bantuan dari para donatur," katanya.
Ia berharap kehadiran Rumah Radakng Samilik dapat menjadi ruang silaturahmi warga Dayak di Pontianak Utara, termasuk dalam menunjang keberagaman dan pariwisata Kota Pontianak. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini