Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 10 April 2026 |
KALBARONLINE.com – Viral di media sosial sebuah video menyayat hati yang memperlihatkan seorang ibu menangis histeris di Puskesmas Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (08/04/2026).
Peristiwa itu terjadi saat sang ibu tanpa sengaja bertemu dengan anak laki-laki dibawa ke puskesmas tersebut dalam kondisi kritis, ketika ia tengah mengantar anak perempuannya berobat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya ibu tersebut datang ke puskesmas untuk memeriksakan anak perempuannya. Setelah menjalani pemeriksaan dan mengambil obat di apotek, ia kemudian duduk di depan ruang UGD.
Tak lama berselang, suasana mendadak ramai ketika sejumlah remaja dari sebuah pesantren datang membawa seorang laki-laki menggunakan sepeda motor. Korban diketahui mengalami luka serius akibat kecelakaan setelah menabrak lubang di jalan.
Korban dibonceng dalam posisi duduk menyamping oleh teman-temannya menuju Puskesmas Sungai Ambawang.
Saat korban diturunkan di depan UGD, sang ibu yang berada di lokasi tampak memperhatikan. Seolah memiliki firasat, ia mendekat untuk melihat kondisi korban.
Betapa terkejutnya ia ketika menyadari bahwa korban kecelakaan tersebut adalah anak kandungnya sendiri.
Seketika, sang ibu histeris dan berteriak memanggil nama anaknya. Sementara itu, kondisi korban sudah sangat kritis, dengan tanda-tanda sianosis atau kebiruan pada ujung jari tangan dan kaki.
Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia di ruang UGD.
Pihak tenaga kesehatan setempat turut menyampaikan belasungkawa dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati di jalan, terutama terhadap kondisi jalan berlubang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. (Lid)
KALBARONLINE.com – Viral di media sosial sebuah video menyayat hati yang memperlihatkan seorang ibu menangis histeris di Puskesmas Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (08/04/2026).
Peristiwa itu terjadi saat sang ibu tanpa sengaja bertemu dengan anak laki-laki dibawa ke puskesmas tersebut dalam kondisi kritis, ketika ia tengah mengantar anak perempuannya berobat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya ibu tersebut datang ke puskesmas untuk memeriksakan anak perempuannya. Setelah menjalani pemeriksaan dan mengambil obat di apotek, ia kemudian duduk di depan ruang UGD.
Tak lama berselang, suasana mendadak ramai ketika sejumlah remaja dari sebuah pesantren datang membawa seorang laki-laki menggunakan sepeda motor. Korban diketahui mengalami luka serius akibat kecelakaan setelah menabrak lubang di jalan.
Korban dibonceng dalam posisi duduk menyamping oleh teman-temannya menuju Puskesmas Sungai Ambawang.
Saat korban diturunkan di depan UGD, sang ibu yang berada di lokasi tampak memperhatikan. Seolah memiliki firasat, ia mendekat untuk melihat kondisi korban.
Betapa terkejutnya ia ketika menyadari bahwa korban kecelakaan tersebut adalah anak kandungnya sendiri.
Seketika, sang ibu histeris dan berteriak memanggil nama anaknya. Sementara itu, kondisi korban sudah sangat kritis, dengan tanda-tanda sianosis atau kebiruan pada ujung jari tangan dan kaki.
Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia di ruang UGD.
Pihak tenaga kesehatan setempat turut menyampaikan belasungkawa dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati di jalan, terutama terhadap kondisi jalan berlubang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini