Pontianak    

Gubernur Norsan Dorong Pemerintah Pusat Percepat Jembatan Kapuas 3 hingga Tol Kijing

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Friday, 12 December 2025
Gubernur Norsan Dorong Pemerintah Pusat Percepat Jembatan Kapuas 3 hingga Tol Kijing
Gubernur Ria Norsan dorong pemerintah pusat percepat Jembatan Kapuas 3, Outer Ring Road, dan tol Kijing demi konektivitas Kalbar (Foto: istimewa)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerintah pusat agar memprioritaskan pembangunan infrastruktur strategis di Kalbar. Sejumlah proyek krusial yang disuarakan antara lain Jembatan Kapuas 3, Pontianak Outer Ring Road, hingga akses tol menuju Pelabuhan Internasional Kijing.

Dorongan itu disampaikan Norsan dalam pertemuan koordinasi bersama jajaran Balai di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Barat. Menurutnya, proyek-proyek tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi kebutuhan mendesak yang akan berdampak langsung pada pergerakan ekonomi, konektivitas wilayah, serta penguatan sektor industri dan logistik Kalbar.

Salah satu perhatian utama Gubernur adalah pembangunan Jembatan Kapuas 3. Infrastruktur ini disebut sebagai prioritas tertinggi karena akan menjadi simpul penting distribusi barang dan mobilitas masyarakat di kawasan metropolitan Pontianak–Kubu Raya, yang selama ini bergantung pada jalur terbatas.

Selain itu, Norsan juga menyoroti pentingnya percepatan Pontianak Outer Ring Road dan perencanaan jalan lingkar luar Kota Pontianak. Kehadiran jalur tersebut dinilai krusial untuk mengurai kemacetan, mempercepat arus transportasi, serta meningkatkan efisiensi logistik di kawasan perkotaan.

Tak kalah strategis, Gubernur kembali menekankan urgensi pembangunan akses tol menuju Pelabuhan Kijing. Pelabuhan ini diproyeksikan menjadi koridor utama ekspor-impor Kalbar sekaligus pintu masuk perdagangan internasional. Tanpa dukungan infrastruktur jalan yang memadai, potensi besar Pelabuhan Kijing dinilai tidak akan optimal.

“Saya mengapresiasi sinkronisasi program antara Pemprov dan Balai PUPR. Namun percepatan pembangunan tidak bisa kami lakukan sendiri. Dukungan penuh pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Norsan.

Ia menegaskan, keselarasan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan tidak berjalan parsial dan kehilangan daya ungkit. Karena itu, Norsan meminta Balai PUPR membuka ruang koordinasi seluas-luasnya dengan Pemprov Kalbar, sekaligus memastikan seluruh program infrastruktur terintegrasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Saya tegaskan agar semua pihak membuka ruang seluas-luasnya kepada Pemda, sehingga arah pembangunan pusat dan daerah benar-benar selaras,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalbar, Candra, menyatakan kesiapan jajarannya untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar. Ia menilai koordinasi langsung dengan Gubernur menjadi langkah penting dalam merumuskan arah pembangunan infrastruktur strategis Kalimantan Barat ke depan.

“Kami dari seluruh Balai PUPR di Kalimantan Barat sangat berbahagia bisa bertemu dan berkoordinasi dengan Bapak Gubernur dan jajaran. Kami siap bersinergi membangun Kalbar,” ujarnya.

Dengan dorongan tersebut, Pemprov Kalbar berharap proyek-proyek strategis seperti Jembatan Kapuas 3, Outer Ring Road Pontianak, dan tol menuju Pelabuhan Kijing dapat segera terealisasi dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. (Red)

Artikel Selanjutnya
Pemprov Kalbar Intervensi Inflasi, Ringankan Beban Warga Jelang Natal dan Tahun Baru
Friday, 12 December 2025
Artikel Sebelumnya
Pemprov Kalbar Tegaskan Komitmen Perluasan dan Pemerataan Listrik hingga Pedalaman
Friday, 12 December 2025

Berita terkait