Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Tuesday, 11 November 2025 |
KALBARONLINE.com – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat (Disporapar Kalbar), Windy Prihastari, mengajak generasi muda Kalimantan Barat untuk lebih berani tampil dan mempromosikan wastra—kain tradisional khas Kalbar—sebagai identitas budaya yang layak dikenal hingga level nasional bahkan internasional.
Ajakan itu ia sampaikan dalam acara “Pemuda & Wastra: Dari Kalbar untuk Dunia”, sebuah perayaan kreativitas yang diinisiasi komunitas berkain Corak Insan. Acara ini menampilkan karya-karya anak muda Kalbar yang memadukan inovasi modern dengan kekayaan tradisi tenun dan motif daerah, dikemas dalam atmosfer artistik yang kuat.
Parade busana, pertunjukan seni, hingga pameran karya kreatif menjadi bagian dari rangkaian acara yang memperlihatkan bagaimana wastra Kalbar bisa berdialog dengan gaya hidup masa kini tanpa kehilangan nilai budaya yang melekat di dalamnya.
Windy menilai, kegiatan seperti ini bukan hanya upaya pelestarian budaya, tetapi juga pembuktian bahwa warisan lokal mampu diadaptasi menjadi tren baru yang relevan bagi Gen Z dan Milenial.
“Pemuda Kalbar memiliki kreativitas dan semangat luar biasa. Saya berharap generasi muda bisa menjadi duta budaya yang memperkenalkan wastra Kalbar ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Windy, Selasa (11/11/2025).
Ia menegaskan bahwa wastra bukan sekadar kain, melainkan representasi identitas daerah yang punya nilai historis dan ekonomi. Karena itu, kolaborasi antara pelaku kreatif, desainer muda, komunitas lokal, dan seniman menjadi kunci agar wastra Kalbar dapat bersaing dan diterima di pasar global.
Kegiatan Pemuda & Wastra juga memperlihatkan bahwa kreativitas lokal memiliki ruang yang besar untuk berkembang. Dengan semangat “Dari Kalbar untuk Dunia,” Windy berharap gerakan ini mendorong anak muda semakin percaya diri membawa budaya daerah ke panggung yang lebih luas.
“Kalbar punya potensi besar. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan kreativitas dan kolaborasi agar wastra benar-benar menjadi kebanggaan yang mendunia,” tutupnya. (Red)
KALBARONLINE.com – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat (Disporapar Kalbar), Windy Prihastari, mengajak generasi muda Kalimantan Barat untuk lebih berani tampil dan mempromosikan wastra—kain tradisional khas Kalbar—sebagai identitas budaya yang layak dikenal hingga level nasional bahkan internasional.
Ajakan itu ia sampaikan dalam acara “Pemuda & Wastra: Dari Kalbar untuk Dunia”, sebuah perayaan kreativitas yang diinisiasi komunitas berkain Corak Insan. Acara ini menampilkan karya-karya anak muda Kalbar yang memadukan inovasi modern dengan kekayaan tradisi tenun dan motif daerah, dikemas dalam atmosfer artistik yang kuat.
Parade busana, pertunjukan seni, hingga pameran karya kreatif menjadi bagian dari rangkaian acara yang memperlihatkan bagaimana wastra Kalbar bisa berdialog dengan gaya hidup masa kini tanpa kehilangan nilai budaya yang melekat di dalamnya.
Windy menilai, kegiatan seperti ini bukan hanya upaya pelestarian budaya, tetapi juga pembuktian bahwa warisan lokal mampu diadaptasi menjadi tren baru yang relevan bagi Gen Z dan Milenial.
“Pemuda Kalbar memiliki kreativitas dan semangat luar biasa. Saya berharap generasi muda bisa menjadi duta budaya yang memperkenalkan wastra Kalbar ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Windy, Selasa (11/11/2025).
Ia menegaskan bahwa wastra bukan sekadar kain, melainkan representasi identitas daerah yang punya nilai historis dan ekonomi. Karena itu, kolaborasi antara pelaku kreatif, desainer muda, komunitas lokal, dan seniman menjadi kunci agar wastra Kalbar dapat bersaing dan diterima di pasar global.
Kegiatan Pemuda & Wastra juga memperlihatkan bahwa kreativitas lokal memiliki ruang yang besar untuk berkembang. Dengan semangat “Dari Kalbar untuk Dunia,” Windy berharap gerakan ini mendorong anak muda semakin percaya diri membawa budaya daerah ke panggung yang lebih luas.
“Kalbar punya potensi besar. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan kreativitas dan kolaborasi agar wastra benar-benar menjadi kebanggaan yang mendunia,” tutupnya. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini