Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Friday, 08 August 2025 |
KALBARONLINE.com - Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali dipercaya tampil di Istana Negara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025 mendatang.
Sebanyak 50 penari muda terbaik dari sanggar dan komunitas tari di 14 kabupaten/kota se-Kalbar akan membawakan Tarian Bhineka Tunggal Ika bersama delegasi dari tiga daerah lainnya di Indonesia.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan secara langsung melepas tim penari tersebut dalam sebuah acara di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis 7 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Norsan menyampaikan rasa bangga atas kembali terpilihnya Kalbar untuk tampil di panggung nasional yang prestisius tersebut.
"Provinsi Kalbar ini tidak kalah dengan provinsi lain. Ini undangan khusus dari panitia peringatan HUT RI di Istana. Tidak semua bisa tampil di sana, hanya yang punya prestasi dan kualitas. Kalian adalah putra-putri terbaik,” ujarnya
Ria Norsan menegaskan, bahwa kesempatan tampil di Istana kepresidenan merupakan peluang langka dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.
"Gunakan kesempatan ini dengan maksimal. Latihan harus sungguh-sungguh dan disiplin. Keberhasilan tidak datang tanpa kerja keras. Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, agar saat tampil bisa memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Gubernur juga mengingatkan agar seluruh anggota tim menjaga nama baik Kalbar selama berada di Jakarta.
"Kita membawa nama Kalbar. Jaga tingkah laku, sopan santun, agar nama Kalbar tetap harum di kancah nasional,” pesannya.
Di tempat yang sama , Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari menjelaskan, bahwa para penari merupakan hasil seleksi ketat dari sanggar dan komunitas tari di 14 kabupaten/kota se-Kalbar.
"Mereka adalah putra-putri terbaik Kalbar. Tahun ini Kalbar kembali dipilih setelah sebelumnya juga tampil tahun lalu dengan jumlah 25 penari. Kali ini jumlahnya meningkat menjadi 50 penari,” kata Windy.
Ia juga menambahkan, bahwa dari seluruh provinsi di Indonesia, hanya empat daerah yang lolos kurasi oleh tim pusat untuk tampil dalam pertunjukan seni pada saat upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Kepresidenan.
Kalbar menjadi salah satu di antaranya, bersama Provinsi Sulawesi Utara, DKI Jakarta, dan Kabupaten Banyumas.
"Tarian yang dibawakan merupakan gabungan unsur Melayu, Tionghoa, dan Dayak. Mereka akan berangkat ke Jakarta pada Jumat, 8 Agustus 2025, untuk menjalani latihan intensif hingga menjelang penampilan,” jelasnya.
Salah satu penari yang terlibat yakni Rona dari Kabupaten Sanggau mengungkapkan rasa kebanggaannya bisa tergabung didalam tim penari Kalbar untuk tampil di Istana pada momentum HUT RI ke 80.
Rona menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Gubernur Kalbar Ria Norsan.
"Kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Ibu Kadisporapar Kalbar Ibu Windy Prihastari yang memberikan dukungan penuh kepada kami," ungkap Rona.
Pengiriman tim tari ini juga merupakan bagian dari permintaan resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, sesuai dengan surat Nomor B/SD/156/PP.02.00/D.5/2025 tertanggal 21 Juli 2025. Kementerian tersebut menjadi koordinator kesenian dalam Panitia Pelaksana Peringatan HUT ke-80 RI di Istana Kepresidenan.
Partisipasi Kalbar untuk kali kedua secara berturut-turut ini sekaligus menunjukkan kualitas sektor seni pertunjukan Kalbar sebagai bagian dari ekonomi kreatif daerah.
Selain itu, keterlibatan para pemuda juga menjadi wujud nyata kontribusi generasi muda dalam pembangunan kesenian dan kebudayaan nasional. Melalui seni tari, mereka tidak hanya menyalurkan bakat, tetapi juga membentuk karakter, mengelola stres, serta menjaga kesehatan fisik dan mental.
Kegiatan ini juga selaras dengan Program Gema Emas 2045 (Gerakan Memajukan Ekonomi Kreatif dan Seni), yang menjadi bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045.
Program Gema Emas 2045 adalah gerakan yang diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat untuk menyiapkan pemuda yang sehat, cerdas, dan produktif, menuju Indonesia Emas 2045. (Lid)
KALBARONLINE.com - Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali dipercaya tampil di Istana Negara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025 mendatang.
Sebanyak 50 penari muda terbaik dari sanggar dan komunitas tari di 14 kabupaten/kota se-Kalbar akan membawakan Tarian Bhineka Tunggal Ika bersama delegasi dari tiga daerah lainnya di Indonesia.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan secara langsung melepas tim penari tersebut dalam sebuah acara di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis 7 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Norsan menyampaikan rasa bangga atas kembali terpilihnya Kalbar untuk tampil di panggung nasional yang prestisius tersebut.
"Provinsi Kalbar ini tidak kalah dengan provinsi lain. Ini undangan khusus dari panitia peringatan HUT RI di Istana. Tidak semua bisa tampil di sana, hanya yang punya prestasi dan kualitas. Kalian adalah putra-putri terbaik,” ujarnya
Ria Norsan menegaskan, bahwa kesempatan tampil di Istana kepresidenan merupakan peluang langka dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.
"Gunakan kesempatan ini dengan maksimal. Latihan harus sungguh-sungguh dan disiplin. Keberhasilan tidak datang tanpa kerja keras. Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, agar saat tampil bisa memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Gubernur juga mengingatkan agar seluruh anggota tim menjaga nama baik Kalbar selama berada di Jakarta.
"Kita membawa nama Kalbar. Jaga tingkah laku, sopan santun, agar nama Kalbar tetap harum di kancah nasional,” pesannya.
Di tempat yang sama , Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari menjelaskan, bahwa para penari merupakan hasil seleksi ketat dari sanggar dan komunitas tari di 14 kabupaten/kota se-Kalbar.
"Mereka adalah putra-putri terbaik Kalbar. Tahun ini Kalbar kembali dipilih setelah sebelumnya juga tampil tahun lalu dengan jumlah 25 penari. Kali ini jumlahnya meningkat menjadi 50 penari,” kata Windy.
Ia juga menambahkan, bahwa dari seluruh provinsi di Indonesia, hanya empat daerah yang lolos kurasi oleh tim pusat untuk tampil dalam pertunjukan seni pada saat upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Kepresidenan.
Kalbar menjadi salah satu di antaranya, bersama Provinsi Sulawesi Utara, DKI Jakarta, dan Kabupaten Banyumas.
"Tarian yang dibawakan merupakan gabungan unsur Melayu, Tionghoa, dan Dayak. Mereka akan berangkat ke Jakarta pada Jumat, 8 Agustus 2025, untuk menjalani latihan intensif hingga menjelang penampilan,” jelasnya.
Salah satu penari yang terlibat yakni Rona dari Kabupaten Sanggau mengungkapkan rasa kebanggaannya bisa tergabung didalam tim penari Kalbar untuk tampil di Istana pada momentum HUT RI ke 80.
Rona menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Gubernur Kalbar Ria Norsan.
"Kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Ibu Kadisporapar Kalbar Ibu Windy Prihastari yang memberikan dukungan penuh kepada kami," ungkap Rona.
Pengiriman tim tari ini juga merupakan bagian dari permintaan resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, sesuai dengan surat Nomor B/SD/156/PP.02.00/D.5/2025 tertanggal 21 Juli 2025. Kementerian tersebut menjadi koordinator kesenian dalam Panitia Pelaksana Peringatan HUT ke-80 RI di Istana Kepresidenan.
Partisipasi Kalbar untuk kali kedua secara berturut-turut ini sekaligus menunjukkan kualitas sektor seni pertunjukan Kalbar sebagai bagian dari ekonomi kreatif daerah.
Selain itu, keterlibatan para pemuda juga menjadi wujud nyata kontribusi generasi muda dalam pembangunan kesenian dan kebudayaan nasional. Melalui seni tari, mereka tidak hanya menyalurkan bakat, tetapi juga membentuk karakter, mengelola stres, serta menjaga kesehatan fisik dan mental.
Kegiatan ini juga selaras dengan Program Gema Emas 2045 (Gerakan Memajukan Ekonomi Kreatif dan Seni), yang menjadi bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045.
Program Gema Emas 2045 adalah gerakan yang diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat untuk menyiapkan pemuda yang sehat, cerdas, dan produktif, menuju Indonesia Emas 2045. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini