Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Monday, 07 July 2025 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bergerak cepat menyalurkan bantuan sandang dan pangan untuk korban musibah kebakaran di Gang Baru, Kelurahan Tengah, Kecamatan Pontianak Kota. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, turun langsung mengunjungi para korban sekaligus menyerahkan bantuan.
Edi menjelaskan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan padat dan cukup dalam.
“Ini sedang kita teliti lagi penyebabnya. Kejadiannya malam hari, kawasan padat, jadi rentan sekali,” kata Edi, Senin (7/7/2025).
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, khususnya soal pemeliharaan instalasi listrik dan penyimpanan barang-barang yang mudah terbakar.
“Agar kejadian serupa tak terulang, kami minta warga aktif memantau lingkungan lewat pos kamling. RT dan RW juga harus lebih peka,” tambahnya.
Pemkot melalui Dinas Sosial dan BPBD Kota Pontianak telah memberikan bantuan awal berupa logistik dan kebutuhan dasar. Dua kepala keluarga yang tinggal di rumah kontrakan itu langsung mendapat asesmen dan pendampingan.
“Ada tiga kepala keluarga di lokasi ini, satu sedang pulang ke Jawa. Untuk dua lainnya sudah kita tangani. Mereka akan kita dampingi sampai dapat tempat tinggal baru,” jelas Edi.
Tak hanya bantuan logistik, Edi memastikan dokumen kependudukan korban seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang terbakar sudah dicetak ulang.
[caption id="attachment_213698" align="aligncenter" width="700"]
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Gang Baru Jalan Merdeka (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)[/caption]
“Kita permudah, tadi langsung kita serahkan KTP dan KK yang baru,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pontianak, Trisnawati, menjelaskan bantuan tanggap darurat telah disalurkan kepada keluarga Ibu Rukayah dan Bapak Ranan.
“Alhamdulillah, bantuan awal seperti terpal dan tempat tidur sudah kami salurkan karena rumah mereka terbakar 100 persen,” ungkap Trisnawati.
Ia menyebut total korban terdampak berjumlah enam jiwa. Keluarga Pak Ranan terdiri dari empat jiwa dengan anak usia sekolah, sedangkan keluarga Ibu Rukayah dua jiwa, termasuk anak yang masih kuliah.
Dinsos juga memperhatikan nasib petugas pemadam kebakaran yang mengalami luka saat bertugas. BPJS Kesehatan petugas tersebut dijamin Pemkot, dan kini sedang ditelusuri kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk kemungkinan bantuan tambahan.
“Kami juga akan asesmen ulang dua petugas yang jadi korban saat memadamkan api,” tambahnya.
Dinas Sosial bersama BPBD akan terus mendampingi para korban agar mendapatkan hak dan bantuan sesuai kebutuhan pasca kebakaran. (Jau)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bergerak cepat menyalurkan bantuan sandang dan pangan untuk korban musibah kebakaran di Gang Baru, Kelurahan Tengah, Kecamatan Pontianak Kota. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, turun langsung mengunjungi para korban sekaligus menyerahkan bantuan.
Edi menjelaskan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan padat dan cukup dalam.
“Ini sedang kita teliti lagi penyebabnya. Kejadiannya malam hari, kawasan padat, jadi rentan sekali,” kata Edi, Senin (7/7/2025).
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, khususnya soal pemeliharaan instalasi listrik dan penyimpanan barang-barang yang mudah terbakar.
“Agar kejadian serupa tak terulang, kami minta warga aktif memantau lingkungan lewat pos kamling. RT dan RW juga harus lebih peka,” tambahnya.
Pemkot melalui Dinas Sosial dan BPBD Kota Pontianak telah memberikan bantuan awal berupa logistik dan kebutuhan dasar. Dua kepala keluarga yang tinggal di rumah kontrakan itu langsung mendapat asesmen dan pendampingan.
“Ada tiga kepala keluarga di lokasi ini, satu sedang pulang ke Jawa. Untuk dua lainnya sudah kita tangani. Mereka akan kita dampingi sampai dapat tempat tinggal baru,” jelas Edi.
Tak hanya bantuan logistik, Edi memastikan dokumen kependudukan korban seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang terbakar sudah dicetak ulang.
[caption id="attachment_213698" align="aligncenter" width="700"]
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Gang Baru Jalan Merdeka (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)[/caption]
“Kita permudah, tadi langsung kita serahkan KTP dan KK yang baru,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pontianak, Trisnawati, menjelaskan bantuan tanggap darurat telah disalurkan kepada keluarga Ibu Rukayah dan Bapak Ranan.
“Alhamdulillah, bantuan awal seperti terpal dan tempat tidur sudah kami salurkan karena rumah mereka terbakar 100 persen,” ungkap Trisnawati.
Ia menyebut total korban terdampak berjumlah enam jiwa. Keluarga Pak Ranan terdiri dari empat jiwa dengan anak usia sekolah, sedangkan keluarga Ibu Rukayah dua jiwa, termasuk anak yang masih kuliah.
Dinsos juga memperhatikan nasib petugas pemadam kebakaran yang mengalami luka saat bertugas. BPJS Kesehatan petugas tersebut dijamin Pemkot, dan kini sedang ditelusuri kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk kemungkinan bantuan tambahan.
“Kami juga akan asesmen ulang dua petugas yang jadi korban saat memadamkan api,” tambahnya.
Dinas Sosial bersama BPBD akan terus mendampingi para korban agar mendapatkan hak dan bantuan sesuai kebutuhan pasca kebakaran. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini