Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Friday, 04 April 2025 |
KALBARONLINE.com - Seorang pria berinisial KD (40 tahun) di Desa Sebawi, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, Kalbar, diduga telah membunuh ayah kandungnya sendiri, HS (67 tahun). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, Kamis, (03/04/2025).
Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo melalui Kasat Reskrim Poles Sambas, AKP Rahmad Kartono menyampaikan, pembunuhan ini terungkap berawal dari tetangga korban bernama JM yang mendengar KD berteriak di tengah jalan.
Ia lantas mendatanginya. Saat ditemui, tangan dan sandal KD ditemukan berlumuran darah.
"JM mendekat dan melihat di kedua tangan serta sandal yang digunakan KD sudah berlumuran darah," ujar Rahmad.
JM lantas bertanya kepada KD, apa yang terjadi? Namun tak dijawab dengan jelas. JM pun curiga. Ia segera mengecek rumah KD. Bercak darah ditemukan berserak di lantai.
Ia bergeser ke dapur.
Nahas, HS ditemukan sudah tewas bersimbah darah. Kejadian ini langsung dilaporkan ke warga lain dan pihak kepolisian. KD langsung diamankan.
"Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga kuat dibunuh oleh anak kandungnya KD menggunakan sebilah parang. Sebab, ditemukan luka sayatan di tangan. Jari-jari putus, serta luka parah di bagian perut dan leher," jelas AKP Rahmat.
"Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan tersangka mengalami gangguan kejiwaan," lanjutnya.
Hingga saat ini, Satreskrim Polres Sambas masih terus mendalami kasus ini guna memastikan motif pembunuhan dan kondisi kejiwaan tersangka.
"Kami juga telah mengamankan barang bukti dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lebih lanjut," pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Seorang pria berinisial KD (40 tahun) di Desa Sebawi, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, Kalbar, diduga telah membunuh ayah kandungnya sendiri, HS (67 tahun). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, Kamis, (03/04/2025).
Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo melalui Kasat Reskrim Poles Sambas, AKP Rahmad Kartono menyampaikan, pembunuhan ini terungkap berawal dari tetangga korban bernama JM yang mendengar KD berteriak di tengah jalan.
Ia lantas mendatanginya. Saat ditemui, tangan dan sandal KD ditemukan berlumuran darah.
"JM mendekat dan melihat di kedua tangan serta sandal yang digunakan KD sudah berlumuran darah," ujar Rahmad.
JM lantas bertanya kepada KD, apa yang terjadi? Namun tak dijawab dengan jelas. JM pun curiga. Ia segera mengecek rumah KD. Bercak darah ditemukan berserak di lantai.
Ia bergeser ke dapur.
Nahas, HS ditemukan sudah tewas bersimbah darah. Kejadian ini langsung dilaporkan ke warga lain dan pihak kepolisian. KD langsung diamankan.
"Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga kuat dibunuh oleh anak kandungnya KD menggunakan sebilah parang. Sebab, ditemukan luka sayatan di tangan. Jari-jari putus, serta luka parah di bagian perut dan leher," jelas AKP Rahmat.
"Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan tersangka mengalami gangguan kejiwaan," lanjutnya.
Hingga saat ini, Satreskrim Polres Sambas masih terus mendalami kasus ini guna memastikan motif pembunuhan dan kondisi kejiwaan tersangka.
"Kami juga telah mengamankan barang bukti dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lebih lanjut," pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini