Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Thursday, 08 August 2024 |
KalbarOnline, Pontianak - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat akan menggelar musyawarah tingkat provinsi (musprov) di Kota Pontianak, pada Jumat (09/08/2024).
Ketua Komite Tetap Keanggotaan Biasa dan Luar Biasa Bidang Organisasi Kadin, Guido D. Kartasasmita menyampaikan, salah satu fokus musprov ini yakni untuk membicarakan mengenai pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalbar.
"Tema kita dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) ini adalah melihat potensi besar perekonomian Kalbar, khususnya di sektor UMKM. Kami hadir di Kalbar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan pendampingan dan kapasitas UMKM di daerah ini," ujar Guido, Kamis (08/08/2024).
Guido yang juga Ketua Panitia Musprov Kadin Kalbar 2024 itu menambahkan, bahwa meskipun Kalbar memiliki potensi besar di sektor kelapa sawit dan tambang, namun UMKM tetap menjadi tulang punggung perekonomian.
"Kita tahu potensi Kalbar banyak pada sawit dan tambang, tapi bagaimanapun juga, tulang punggung perekonomian di Indonesia adalah UMKM, termasuk di Kalimantan Barat. Oleh karena itu, kami merasa penting untuk melakukan pembinaan UMKM di sini bersama Kadin," tambahnya.
Salah satu contoh konkret dari upaya pembinaan Kadin, yakni program "Wiiki Export", di mana Kadin membantu UMKM di Kalbar untuk mengakses pasar ekspor, terutama ke Jepang.
"Jadi kami yang membina mereka (untuk) memiliki pasar ekspor ke luar negeri," ungkapnya.
Selain Jepang, Guido mengatakan, bahwa pihaknya kini sedang menjajaki kerja sama dengan beberapa negara di Afrika dan negara maju lainnya untuk memperluas pasar bagi produk UMKM Kalbar.
"Kami juga sedang membangun kerja sama dengan beberapa negara maju dan berkembang di luar negeri, termasuk Afrika," kata dia.
Sebelumnya, Kadin Kalbar telah mendaftarkan hampir 300 UMKM, dan akan ada puluhan diantaranya yang berpartisipasi dalam kegiatan musprov.
"Dari Kadin yang terdaftar mungkin hampir tiga ratus, dan besok juga akan hadir dalam kegiatan. Itu menunjukkan kita peduli dengan UMKM di Kalimantan Barat," jelas Guido.
Dengan berbagai inisiatif ini, Kadin berharap dapat mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Kalbar melalui peningkatan kapasitas dan akses pasar bagi UMKM. (Jau)
KalbarOnline, Pontianak - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat akan menggelar musyawarah tingkat provinsi (musprov) di Kota Pontianak, pada Jumat (09/08/2024).
Ketua Komite Tetap Keanggotaan Biasa dan Luar Biasa Bidang Organisasi Kadin, Guido D. Kartasasmita menyampaikan, salah satu fokus musprov ini yakni untuk membicarakan mengenai pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalbar.
"Tema kita dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) ini adalah melihat potensi besar perekonomian Kalbar, khususnya di sektor UMKM. Kami hadir di Kalbar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan pendampingan dan kapasitas UMKM di daerah ini," ujar Guido, Kamis (08/08/2024).
Guido yang juga Ketua Panitia Musprov Kadin Kalbar 2024 itu menambahkan, bahwa meskipun Kalbar memiliki potensi besar di sektor kelapa sawit dan tambang, namun UMKM tetap menjadi tulang punggung perekonomian.
"Kita tahu potensi Kalbar banyak pada sawit dan tambang, tapi bagaimanapun juga, tulang punggung perekonomian di Indonesia adalah UMKM, termasuk di Kalimantan Barat. Oleh karena itu, kami merasa penting untuk melakukan pembinaan UMKM di sini bersama Kadin," tambahnya.
Salah satu contoh konkret dari upaya pembinaan Kadin, yakni program "Wiiki Export", di mana Kadin membantu UMKM di Kalbar untuk mengakses pasar ekspor, terutama ke Jepang.
"Jadi kami yang membina mereka (untuk) memiliki pasar ekspor ke luar negeri," ungkapnya.
Selain Jepang, Guido mengatakan, bahwa pihaknya kini sedang menjajaki kerja sama dengan beberapa negara di Afrika dan negara maju lainnya untuk memperluas pasar bagi produk UMKM Kalbar.
"Kami juga sedang membangun kerja sama dengan beberapa negara maju dan berkembang di luar negeri, termasuk Afrika," kata dia.
Sebelumnya, Kadin Kalbar telah mendaftarkan hampir 300 UMKM, dan akan ada puluhan diantaranya yang berpartisipasi dalam kegiatan musprov.
"Dari Kadin yang terdaftar mungkin hampir tiga ratus, dan besok juga akan hadir dalam kegiatan. Itu menunjukkan kita peduli dengan UMKM di Kalimantan Barat," jelas Guido.
Dengan berbagai inisiatif ini, Kadin berharap dapat mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Kalbar melalui peningkatan kapasitas dan akses pasar bagi UMKM. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini