Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Tuesday, 02 February 2021 |
KalbarOnline.com – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko disebut-sebut sebagai sosok yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. Isu ini terus menggelinding bak bola salju. Baik Moeldoko maupun elit Demokrat sama-sama saling serang dan sanggah.
Dari kubu Demokrat, salah satu anggota DPR partai tersebut, Herman Khaeron turut menanggapi isu terkait dugaan keterlibatan Moeldoko dalam upaya kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sebelumnya dalam konferensi pers virtual, Moeldoko mengaku tuduhan tersebut bermula dari beredarnya foto-foto yang menampilkan dirinya dengan sejumlah orang.
Moeldoko menuturkan bahwa beberapa orang yang berfoto dengan dirinya adalah tamu yang datang dari berbagai penjuru tanah air. Namun Herman Khaeron membantah pengakuan Moeldoko dan mengklaim dirinya memiliki bukti kuat bahwa yang ditemui Moeldoko adalah kader Partai Demokrat.
Hal tersebut didasari dengan adanya berita acara pengakuan para kader Demokrat yang pernah bertemu Moeldoko.
“Kami ada berita acara pengakuan para kader yang bertemu sampeyan, jangan menambah masalah dengan berbohong,” ujar Herman Khaeron melalui akun Twitternya ehermankhaeron @akang_hero dilihat indopolitika.com, Selasa (2/2/2021).
Moeldoko sendiri pada konfrensi pers sebelumnya juga sempat menyinggung soal menjaga loyalitas anak buah dalam sebuah partai. Menurut Moeldoko, apabila partai tidak ingin anak buahnya pergi maka sebaiknya dijaga kuat-kuat. “Ya kalau anak buahnya enggak boleh pergi ke mana-mana, ya diborgol saja kali ya,” ujarnya, Senin (1/2/2021) malam.
Moeldoko juga menyinggung soal istilah kudeta. Dia menyebut istilah kudeta lebih tepat jika terjadi dari dalam. “Kalau ada istilah kudeta itu adalah dari dalam. Masa kudeta dari luar?” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Panglima TNI itu pun menyampaikan pesan agar petinggi Partai Demokrat menjadi pemimpin yang kuat. Dia menegaskan, seorang pemimpin partai sebaiknya tidak mudah terbawa perasaan.
“Saran saya, jadi seorang pemimpin harus pemimpin yang kuat. Jangan mudah baperan. Jangan mudah terombang-ambing,” tegasnya. [ind]
KalbarOnline.com – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko disebut-sebut sebagai sosok yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. Isu ini terus menggelinding bak bola salju. Baik Moeldoko maupun elit Demokrat sama-sama saling serang dan sanggah.
Dari kubu Demokrat, salah satu anggota DPR partai tersebut, Herman Khaeron turut menanggapi isu terkait dugaan keterlibatan Moeldoko dalam upaya kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sebelumnya dalam konferensi pers virtual, Moeldoko mengaku tuduhan tersebut bermula dari beredarnya foto-foto yang menampilkan dirinya dengan sejumlah orang.
Moeldoko menuturkan bahwa beberapa orang yang berfoto dengan dirinya adalah tamu yang datang dari berbagai penjuru tanah air. Namun Herman Khaeron membantah pengakuan Moeldoko dan mengklaim dirinya memiliki bukti kuat bahwa yang ditemui Moeldoko adalah kader Partai Demokrat.
Hal tersebut didasari dengan adanya berita acara pengakuan para kader Demokrat yang pernah bertemu Moeldoko.
“Kami ada berita acara pengakuan para kader yang bertemu sampeyan, jangan menambah masalah dengan berbohong,” ujar Herman Khaeron melalui akun Twitternya ehermankhaeron @akang_hero dilihat indopolitika.com, Selasa (2/2/2021).
Moeldoko sendiri pada konfrensi pers sebelumnya juga sempat menyinggung soal menjaga loyalitas anak buah dalam sebuah partai. Menurut Moeldoko, apabila partai tidak ingin anak buahnya pergi maka sebaiknya dijaga kuat-kuat. “Ya kalau anak buahnya enggak boleh pergi ke mana-mana, ya diborgol saja kali ya,” ujarnya, Senin (1/2/2021) malam.
Moeldoko juga menyinggung soal istilah kudeta. Dia menyebut istilah kudeta lebih tepat jika terjadi dari dalam. “Kalau ada istilah kudeta itu adalah dari dalam. Masa kudeta dari luar?” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Panglima TNI itu pun menyampaikan pesan agar petinggi Partai Demokrat menjadi pemimpin yang kuat. Dia menegaskan, seorang pemimpin partai sebaiknya tidak mudah terbawa perasaan.
“Saran saya, jadi seorang pemimpin harus pemimpin yang kuat. Jangan mudah baperan. Jangan mudah terombang-ambing,” tegasnya. [ind]
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini