Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Saturday, 10 October 2020 |
BATAM – Hasil survei terbaru Lembaga Studi Pemilu dan Politik (LSPP), terkait kontestasi Pilkada Kepulauan Riau, menempatkan elektabilitas pasangan Isdianto-Suryani (INSANI) jauh mengungguli pesaingnya, yakni Ansar Ahmad-Marlin Agustina dan Soerya Respationo-Iman Sutiawan.
Menurut Direktur Riset LSPP Sendy Vicky Sutikno, survei dilakukan dalam rentang waktu 2-8 Oktober 2020 dengan metode _multistage random sampling_, menempatkan sebanyak 800 responden dengan _margin of error_ sebesar 3,46 persen.
Hasilnya, sebanyak 38,63 persen responden mendukung pasangan INSANI menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri untuk periode mendatang. Sendy menilai, modal elektoral yang dimiliki pasangan INSANI membuat pesaingnya, Ansar-Marlin dan Soerya-Iman, sulit mengejar. Apalagi kontestasi Pilkada Kepri sekadar menyisakan kurang dari dua bulan.
Musababnya, pasangan Ansar-Marlin sekadar memperoleh 24,11 persen dukungan publik. Artinya, ada perbedaan hingga 14,52 persen. Sementara dengan Soerya-Iman, pasangan INSANI unggul hingga 25,44 persen. Itu karena Soerya-Iman hanya mendapatkan 13,19 persen dukungan publik.
“Dengan modal elektoral yang mencapai 38,63 persen, pasangan Isdianto-Suryani sudah semakin dekat dengan kemenangan,” kata Sendy saat ditemui di kawasan Batam, Sabtu (10/10).
Sendy mencatat, dukungan warga Kepri untuk pasangan Isdianto-Suryani terus juga bertambah seiring semakin dekatnya waktu pemilihan. Jika mengacu hasil survei yang dirilis LSPP periode Juli 2020 lalu, elektabilitas pasangan nomor urut dua itu sudah mencapai 23,87 persen.
Artinya,ada peningkatan hingga 14,76 persen dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan. “Banyaknya dukungan dari warga Kepri menjadi modal kuat bagi pasangan INSANI untuk memenangkan kontestasi Pilkada Kepri, 9 Desember mendatang,” ujar Sendy.
Di sisi lain, Sendy menyatakan, dukungan publik untuk pasangan Isdianto-Suryani masih berpotensi meningkat sebelum pemilihan berlangsung. Musababnya, jika mengacu hasil survei Oktober ini, masih ada 24,07 persen responden yang memutuskan untuk tidak menjawab dan belum menentukan pilihan.
“Masih ada potensi peningkatan dukungan untuk pasangan INSANI. Kini tinggal bagaimana tim pemenangan terus menggencarkan sosialisasi mengenai visi-misi, program kerja, juga ide dan gagasan kandidat agar bisa diterima masyarakat,” jelas Sendy.
BATAM – Hasil survei terbaru Lembaga Studi Pemilu dan Politik (LSPP), terkait kontestasi Pilkada Kepulauan Riau, menempatkan elektabilitas pasangan Isdianto-Suryani (INSANI) jauh mengungguli pesaingnya, yakni Ansar Ahmad-Marlin Agustina dan Soerya Respationo-Iman Sutiawan.
Menurut Direktur Riset LSPP Sendy Vicky Sutikno, survei dilakukan dalam rentang waktu 2-8 Oktober 2020 dengan metode _multistage random sampling_, menempatkan sebanyak 800 responden dengan _margin of error_ sebesar 3,46 persen.
Hasilnya, sebanyak 38,63 persen responden mendukung pasangan INSANI menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri untuk periode mendatang. Sendy menilai, modal elektoral yang dimiliki pasangan INSANI membuat pesaingnya, Ansar-Marlin dan Soerya-Iman, sulit mengejar. Apalagi kontestasi Pilkada Kepri sekadar menyisakan kurang dari dua bulan.
Musababnya, pasangan Ansar-Marlin sekadar memperoleh 24,11 persen dukungan publik. Artinya, ada perbedaan hingga 14,52 persen. Sementara dengan Soerya-Iman, pasangan INSANI unggul hingga 25,44 persen. Itu karena Soerya-Iman hanya mendapatkan 13,19 persen dukungan publik.
“Dengan modal elektoral yang mencapai 38,63 persen, pasangan Isdianto-Suryani sudah semakin dekat dengan kemenangan,” kata Sendy saat ditemui di kawasan Batam, Sabtu (10/10).
Sendy mencatat, dukungan warga Kepri untuk pasangan Isdianto-Suryani terus juga bertambah seiring semakin dekatnya waktu pemilihan. Jika mengacu hasil survei yang dirilis LSPP periode Juli 2020 lalu, elektabilitas pasangan nomor urut dua itu sudah mencapai 23,87 persen.
Artinya,ada peningkatan hingga 14,76 persen dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan. “Banyaknya dukungan dari warga Kepri menjadi modal kuat bagi pasangan INSANI untuk memenangkan kontestasi Pilkada Kepri, 9 Desember mendatang,” ujar Sendy.
Di sisi lain, Sendy menyatakan, dukungan publik untuk pasangan Isdianto-Suryani masih berpotensi meningkat sebelum pemilihan berlangsung. Musababnya, jika mengacu hasil survei Oktober ini, masih ada 24,07 persen responden yang memutuskan untuk tidak menjawab dan belum menentukan pilihan.
“Masih ada potensi peningkatan dukungan untuk pasangan INSANI. Kini tinggal bagaimana tim pemenangan terus menggencarkan sosialisasi mengenai visi-misi, program kerja, juga ide dan gagasan kandidat agar bisa diterima masyarakat,” jelas Sendy.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini