Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Wednesday, 09 September 2020 |
Bayangkan sebuah smartphone, yang ketika menggenggamnya, Anda bisa melihat telapak tangan Anda di balik layar. Sebuah smartphone yang tembus pandang. Mirip sebuah peranti di film fiksi ilmiah, sebuah smartphone khayalan. Tetapi Samsung tengah bereksperimen dengan peranti semacam itu. Bahkan, sudah dipatenkan pula.
Seperti yang dilaporkan laman LetsGoDigital, Samsung Electronics mendaftarkan paten ke USPTO (United States Patent and Trademark Office) dan WIPO (World Intellectual Property Office) pada Januari 2020 lalu. Dan dipublikasikan pada Agustus lalu. Paten itu menggambarkan teknologi untuk menciptakan smartphone tembus pandang. Yang juga bisa diterapkan pada produk lain, semacam TV, monitor, laptop, dan sebagainya.

Display OLED, yang punya karakteristik konsumsi daya yang rendah, kecerahan tinggi dan respon yang lebih cepat, dijadikan sebagai dasarnya. Layar OLED tersebut dilengkapi dengan panel tampilan berpendar transparan di mana cahaya dapat bersinar. Layar dirancang dapat menampilkan sajian konten, sementara pengguna tetap dapat melihat obyek di balik layar. Layar tembus pandang ini bisa berupa layar datar, dan bisa pula layar lipat atau layar gulung. Begitu yang dipaparkan dalam dokumen paten.
Dokumen paten tersebut juga menjelaskan secara rinci teknis layar tembus pandang tersebut. Menguraikan bagian-bagian layar dan cara kerja serta fungsinya. Dalam dokumen, juga disertakan gambar teknis mengenai bentuk smartphone masa depan tersebut. Berupa smartphone dengan platform layar sentuh biasa yang berbezel tipis.
Melihat gambar teknis penampakan smartphone layar tembus pandang tersebut, memang muncul pertanyaan, bagaimana dengan komponen bagian dalamnya? Seperti baterai, chipset, motherboard dan sebagainya. Hendak ditaruh di mana? Kalau diletakkan di bagian sisi, tentu akan membuat bezel tambah tebal. Tetapi ini bezelnya tipis. Untuk soal ini tak dijelaskan dalam dokumen paten.
Berdasarkan penggambaran dalam dokumen paten, LetsGoDigital mencoba membuat ilustrasi penampakan smartphone tembus pandang pandang tersebut. Bekerja sama dengan Giuseppe Spinelli, dibuatlah gambar render 3D dari smartphone yang dipatenkan Samsung tersebut.
Meski menakjubkan, Samsung bukanlah yang pertama mempatenkan teknologi smartphone tembus pandang tersebut. Pada November 2018 silam, Sony Mobile mendaftarkan paten ke USPTO, sebuah smartphone yang tembus pandang dari kedua sisinya (depan dan belakang). Disusul oleh LG Electronics, pada April 2019, mendaftarkan paten ke kantor paten yang sama, untuk sebuah smartphone lipat yang bagian layarnya tembus pandang –bagian lain tetap solid. Namun, hingga kini belum ada kabar kelanjutan kedua proyek smartphone tembus pandang tersebut.
The post Samsung Patenkan Smartphone Dengan Layar Tembus Pandang appeared first on KalbarOnline.com.
Bayangkan sebuah smartphone, yang ketika menggenggamnya, Anda bisa melihat telapak tangan Anda di balik layar. Sebuah smartphone yang tembus pandang. Mirip sebuah peranti di film fiksi ilmiah, sebuah smartphone khayalan. Tetapi Samsung tengah bereksperimen dengan peranti semacam itu. Bahkan, sudah dipatenkan pula.
Seperti yang dilaporkan laman LetsGoDigital, Samsung Electronics mendaftarkan paten ke USPTO (United States Patent and Trademark Office) dan WIPO (World Intellectual Property Office) pada Januari 2020 lalu. Dan dipublikasikan pada Agustus lalu. Paten itu menggambarkan teknologi untuk menciptakan smartphone tembus pandang. Yang juga bisa diterapkan pada produk lain, semacam TV, monitor, laptop, dan sebagainya.

Display OLED, yang punya karakteristik konsumsi daya yang rendah, kecerahan tinggi dan respon yang lebih cepat, dijadikan sebagai dasarnya. Layar OLED tersebut dilengkapi dengan panel tampilan berpendar transparan di mana cahaya dapat bersinar. Layar dirancang dapat menampilkan sajian konten, sementara pengguna tetap dapat melihat obyek di balik layar. Layar tembus pandang ini bisa berupa layar datar, dan bisa pula layar lipat atau layar gulung. Begitu yang dipaparkan dalam dokumen paten.
Dokumen paten tersebut juga menjelaskan secara rinci teknis layar tembus pandang tersebut. Menguraikan bagian-bagian layar dan cara kerja serta fungsinya. Dalam dokumen, juga disertakan gambar teknis mengenai bentuk smartphone masa depan tersebut. Berupa smartphone dengan platform layar sentuh biasa yang berbezel tipis.
Melihat gambar teknis penampakan smartphone layar tembus pandang tersebut, memang muncul pertanyaan, bagaimana dengan komponen bagian dalamnya? Seperti baterai, chipset, motherboard dan sebagainya. Hendak ditaruh di mana? Kalau diletakkan di bagian sisi, tentu akan membuat bezel tambah tebal. Tetapi ini bezelnya tipis. Untuk soal ini tak dijelaskan dalam dokumen paten.
Berdasarkan penggambaran dalam dokumen paten, LetsGoDigital mencoba membuat ilustrasi penampakan smartphone tembus pandang pandang tersebut. Bekerja sama dengan Giuseppe Spinelli, dibuatlah gambar render 3D dari smartphone yang dipatenkan Samsung tersebut.
Meski menakjubkan, Samsung bukanlah yang pertama mempatenkan teknologi smartphone tembus pandang tersebut. Pada November 2018 silam, Sony Mobile mendaftarkan paten ke USPTO, sebuah smartphone yang tembus pandang dari kedua sisinya (depan dan belakang). Disusul oleh LG Electronics, pada April 2019, mendaftarkan paten ke kantor paten yang sama, untuk sebuah smartphone lipat yang bagian layarnya tembus pandang –bagian lain tetap solid. Namun, hingga kini belum ada kabar kelanjutan kedua proyek smartphone tembus pandang tersebut.
The post Samsung Patenkan Smartphone Dengan Layar Tembus Pandang appeared first on KalbarOnline.com.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini