Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 08 August 2020 |
KalbarOnline.com – Pemerintah sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus melakukan kampanye menggunakan masker kepada masyarakat. Hal tersebut karena angka penularan virus Korona yang menyebabkan penyakit Covid-19 terus bertambah.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan berdasarkan laporan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebanyak 22 juta masker telah dibagikan ke masyarakat. Kemudian di Jawa Timur juga sudah dibagikan masker sebanyak 26 juta.
“Saya diberi tahu oleh Gubernur DKI dua hari lalu kalau ditotal ini sudah 22 juta masker. Hari ini kita lihat angka 26 juta masker dibagikan ke masyarakat Jawa Timur,” ujar Tito kepada wartawan, Sabtu (8/8).
Diharapkan penggunaan masker bisa memutus penyebaran virus Korona. Peran serta masyarakat dalam menangani pandemi ini juga diharapkan terus berjalan. “Saya berharap ini bisa membantu untuk menekan penurunan angka Covid-19,” ungkap Tito.
Masyarakat Jawa Timur juga perlu semakin sadar dengan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan oleh pemerintah. Karena angka penularan Covid-19 di Jawa Timur cukup besar. Total kasus sampai dengan Jumat (7/8) sudah mencapai 24.115.
“Kita juga harus realistis dengan data yang ada, data yang ada saat ini Jatim sudah menyalip DKI Jakarta dalam jumlah angka yang positif,” ujarnya.
Meski begitu, angka kesembuhan di Jawa Timur juga sudah cukup baik. Sehingga dia berharap semakin banyak lagi masyarakat yang sembuh dari virus Korona.
“Ini juga menjadi cambuk bagi kita untuk bekerja lebih keras, kesembuhan hebat relatif bagus di Jatim, kesembuhan cukup baik, bahkan menurut saya tingkat kesembuhan tertinggi adalah Jatim,” pungkasnya.
Seperti diketahui sampai dengan Jumat (7/8) jumlah orang tertular virus Korona sudah mencapai 121.226 orang. Sementara yang sembuh mencapai 77.557 orang. Kemudian meninggal totalnya sebanyak 5.593 orang. Virus Korona ini sudah tersebar di 34 provisi, 479 kabupaten dan kota.
KalbarOnline.com – Pemerintah sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus melakukan kampanye menggunakan masker kepada masyarakat. Hal tersebut karena angka penularan virus Korona yang menyebabkan penyakit Covid-19 terus bertambah.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan berdasarkan laporan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebanyak 22 juta masker telah dibagikan ke masyarakat. Kemudian di Jawa Timur juga sudah dibagikan masker sebanyak 26 juta.
“Saya diberi tahu oleh Gubernur DKI dua hari lalu kalau ditotal ini sudah 22 juta masker. Hari ini kita lihat angka 26 juta masker dibagikan ke masyarakat Jawa Timur,” ujar Tito kepada wartawan, Sabtu (8/8).
Diharapkan penggunaan masker bisa memutus penyebaran virus Korona. Peran serta masyarakat dalam menangani pandemi ini juga diharapkan terus berjalan. “Saya berharap ini bisa membantu untuk menekan penurunan angka Covid-19,” ungkap Tito.
Masyarakat Jawa Timur juga perlu semakin sadar dengan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan oleh pemerintah. Karena angka penularan Covid-19 di Jawa Timur cukup besar. Total kasus sampai dengan Jumat (7/8) sudah mencapai 24.115.
“Kita juga harus realistis dengan data yang ada, data yang ada saat ini Jatim sudah menyalip DKI Jakarta dalam jumlah angka yang positif,” ujarnya.
Meski begitu, angka kesembuhan di Jawa Timur juga sudah cukup baik. Sehingga dia berharap semakin banyak lagi masyarakat yang sembuh dari virus Korona.
“Ini juga menjadi cambuk bagi kita untuk bekerja lebih keras, kesembuhan hebat relatif bagus di Jatim, kesembuhan cukup baik, bahkan menurut saya tingkat kesembuhan tertinggi adalah Jatim,” pungkasnya.
Seperti diketahui sampai dengan Jumat (7/8) jumlah orang tertular virus Korona sudah mencapai 121.226 orang. Sementara yang sembuh mencapai 77.557 orang. Kemudian meninggal totalnya sebanyak 5.593 orang. Virus Korona ini sudah tersebar di 34 provisi, 479 kabupaten dan kota.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini