Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Thursday, 12 December 2019 |
KalbarOnline, Sekadau
– Bupati Sekadau, Rupinus batal menghadiri deklarasi Open Defecation Free
(ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Desa Persiapan Tigur Jaya, Kecamatan
Sekadau Hilir lantaran jalan poros yang menghubungkan antara desa Timpuk dan
desa persiapan Tigur Jaya terendam air banjir, Rabu (11/12/2019) pagi.
Ketinggian air jalan poros Timpuk-Tigur Jaya saat itu
mencapai kurang lebih 100-120 sentimeter atau lebih dari separuh badan orang
dewasa. Melihat tingginya genangan air tersebut ditambah lagi kondisi air banjir
yang semakin naik, membuat Bupati Rupinus memilih batal hadir dan menugaskan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, ST. Emanuel, S. Km beserta stafnya
untuk hadir mewakili Bupati melakukan deklarasi ODF bersama masyarakat Tigur Jaya.
Bupati Rupinus meminta maaf karena tak bisa hadir bersama
masyarakat Tigur Jaya untuk melaksanakan deklarasi ODF yang dicanangkan oleh
Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, karena pada hari yang bersamaan, Bupati
Sekadau juga akan membuka gebyar natal dekenat salib suci Sekadau tahun 2019.
Dan pada hari yang bersamaan juga, Bupati Sekadau akan berangkat ke Pontianak
menghadiri ekspose persiapan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tahun 2020 di
Kabupaten Sekadau.
“Saya minta maaf kepada masyarakat di Tigur Jaya, saya tahu masyarakat
sudah banyak melakukan persiapan demi suksesnya acara deklarasi ODF ini. Saya
juga tahu masyarakat sudah banyak masak untuk menjamu tamu. Tapi saya bersama
rombongan sudah punya niat untuk hadir bersama masyarakat di Tigur Jaya, Karena
faktor alam seperti ini, apa boleh buat, tapi niat saya untuk hadir bersama
masyarakat sudah ada. Sekali lagi saya minta maaf kepada warga Tigur Jaya, karena
tidak dapat hadir dalam acara deklarasi ODF dikarenakan kondisi alam seperti
banjir yang menyulitkan menuju lokasi,” imbuhnya.
Bupati Rupinus juga mengucapkan terima kasih karena
masyarakat di Tigur Jaya dengan kerja keras telah mempersiapkan acara deklarasi
ODF.
Lantaran tak bisa hadir, Bupati pun akhirnya menandatangani
piagam penghargaan yang akan diserahkan kepada penerima di ujung jalan yang terdampak
banjir. Setelah menandatangi piagam penghargaan, Bupati Rupinus mempersilahkan Kepala
Dinas Kesehatan beserta stafnya, serta rombongan lainnya untuk melanjutkan
perjalanan menuju Tigur Jaya menggunakan kendaraan roda empat jenis jondere
yang telah dipersiapan perusahaan. Driver jondere sebelumnya sempat ragu
melihat ketinggian air yang lumayan dalam itu, namun tantangan itu bisa
dilewati meski dengan penuh resiko.
Melihat kondisi poros jalan Timpuk-Tigur Jaya yang terendam
banjir itu, mendapat respon langsung dari Bupati Rupinus. Bupati
Rupinus meminta untuk didokumentasi jalan poros Timpuk-Tigur Jaya yang
terendam banjir itu.
“Nanti kita minta dinas terkait untuk menginventarisir
lokasi banjir ini. Berapa ketinggiannya lalu berapa panjangnya. Kita data dulu.
Karena ini adalah jalur transportasi yang dilalui sehari-hari oleh masyarakat,”
tandasnya. (Mus)
KalbarOnline, Sekadau
– Bupati Sekadau, Rupinus batal menghadiri deklarasi Open Defecation Free
(ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Desa Persiapan Tigur Jaya, Kecamatan
Sekadau Hilir lantaran jalan poros yang menghubungkan antara desa Timpuk dan
desa persiapan Tigur Jaya terendam air banjir, Rabu (11/12/2019) pagi.
Ketinggian air jalan poros Timpuk-Tigur Jaya saat itu
mencapai kurang lebih 100-120 sentimeter atau lebih dari separuh badan orang
dewasa. Melihat tingginya genangan air tersebut ditambah lagi kondisi air banjir
yang semakin naik, membuat Bupati Rupinus memilih batal hadir dan menugaskan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, ST. Emanuel, S. Km beserta stafnya
untuk hadir mewakili Bupati melakukan deklarasi ODF bersama masyarakat Tigur Jaya.
Bupati Rupinus meminta maaf karena tak bisa hadir bersama
masyarakat Tigur Jaya untuk melaksanakan deklarasi ODF yang dicanangkan oleh
Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, karena pada hari yang bersamaan, Bupati
Sekadau juga akan membuka gebyar natal dekenat salib suci Sekadau tahun 2019.
Dan pada hari yang bersamaan juga, Bupati Sekadau akan berangkat ke Pontianak
menghadiri ekspose persiapan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tahun 2020 di
Kabupaten Sekadau.
“Saya minta maaf kepada masyarakat di Tigur Jaya, saya tahu masyarakat
sudah banyak melakukan persiapan demi suksesnya acara deklarasi ODF ini. Saya
juga tahu masyarakat sudah banyak masak untuk menjamu tamu. Tapi saya bersama
rombongan sudah punya niat untuk hadir bersama masyarakat di Tigur Jaya, Karena
faktor alam seperti ini, apa boleh buat, tapi niat saya untuk hadir bersama
masyarakat sudah ada. Sekali lagi saya minta maaf kepada warga Tigur Jaya, karena
tidak dapat hadir dalam acara deklarasi ODF dikarenakan kondisi alam seperti
banjir yang menyulitkan menuju lokasi,” imbuhnya.
Bupati Rupinus juga mengucapkan terima kasih karena
masyarakat di Tigur Jaya dengan kerja keras telah mempersiapkan acara deklarasi
ODF.
Lantaran tak bisa hadir, Bupati pun akhirnya menandatangani
piagam penghargaan yang akan diserahkan kepada penerima di ujung jalan yang terdampak
banjir. Setelah menandatangi piagam penghargaan, Bupati Rupinus mempersilahkan Kepala
Dinas Kesehatan beserta stafnya, serta rombongan lainnya untuk melanjutkan
perjalanan menuju Tigur Jaya menggunakan kendaraan roda empat jenis jondere
yang telah dipersiapan perusahaan. Driver jondere sebelumnya sempat ragu
melihat ketinggian air yang lumayan dalam itu, namun tantangan itu bisa
dilewati meski dengan penuh resiko.
Melihat kondisi poros jalan Timpuk-Tigur Jaya yang terendam
banjir itu, mendapat respon langsung dari Bupati Rupinus. Bupati
Rupinus meminta untuk didokumentasi jalan poros Timpuk-Tigur Jaya yang
terendam banjir itu.
“Nanti kita minta dinas terkait untuk menginventarisir
lokasi banjir ini. Berapa ketinggiannya lalu berapa panjangnya. Kita data dulu.
Karena ini adalah jalur transportasi yang dilalui sehari-hari oleh masyarakat,”
tandasnya. (Mus)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini