Pontianak    

Lomba Sampan Tradisional Ajang Cetak Atlet Dayung Profesional

Oleh : Jauhari Fatria
Monday, 11 November 2019
Lomba Sampan Tradisional Ajang Cetak Atlet Dayung Profesional
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

Wali Kota Edi Kamtono

Apresiasi Warga Gelar Lomba Sampan

KalbarOnline,

Pontianak – Puluhan sampan dengan masing-masing berisikan delapan pendayung

antusias mengikuti Lomba Sampan Tradisional di pinggir Sungai Kapuas Komplek

Yuka Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat, Minggu (10/11/2019).

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi lomba yang digelar oleh

kelompok masyarakat yang ada di Komplek Yuka ini. Bahkan dirinya menjanjikan

akan memfasilitasi lomba sampan tradisional ini dalam APBD tahun depan.

“Ke depan, mungkin selain lomba sampan, ada baiknya

diselingi dengan lomba renang juga di Sungai Kapuas ini,” ujarnya sesaat

sebelum melepas peserta Lomba Sampan Tradisional.

Ia berharap lomba sampan ini menjadi wadah dalam

mengembangkan dan meningkatkan kemampuan para peserta menjadi atlet dayung

profesional. Menurutnya, tidak sedikit atlet-atlet dayung asal Kota Pontianak

yang dikontrak oleh negara tetangga untuk mengikuti kompetisi dayung. Hal ini

dinilainya sebagai sebuah potensi untuk terus mengasah kemampuan para atlet

dayung sehingga bisa menunjukkan prestasi di tingkat nasional bahkan

internasional.

“Mudah-mudahan ini menjadi modal awal untuk kita semangat

mengembangkan olahraga dayung,” tutur Edi.

Diakuinya, memang Pontianak sebagai kota perdagangan dan

jasa tidak memiliki sumber daya alam selain Sungai Kapuas. Sungai terpanjang di

Indonesia ini menjadi potensi yang bisa dikembangkan sehingga menjadi daya

tarik wisata terutama wisata air.

“Kita akan terus menggelar berbagai even atau lomba di

Sungai Kapuas agar ini menjadi sebuah destinasi yang menarik dan diminati

wisatawan domestik maupun mancanegara,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Sampan Tradisional, Widodo

mengatakan, lomba ini diharapkan tidak hanya sekadar dijadikan ajang untuk

bersenang-senang, namun lebih dari itu yakni menjadi wadah mencetak bibit-bibit

atlet dayung profesional.

“Saya berharap momentum ini menjadi ajang bagi para peserta

menunjukkan prestasi mereka yang terbaik,” ucapnya.

Menurutnya, bukan hal yang tidak mungkin dari lomba-lomba

seperti ini akan mencetak bibit atlet dayung yang mempunyai prestasi setingkat

nasional bahkan internasional.

“Harapan kita lomba ini sebagai batu loncatan bagi mereka

untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya. (jim)

Artikel Selanjutnya
Maknai Hari Pahlawan, Edi Minta ASN Berkinerja Profesional
Monday, 11 November 2019
Artikel Sebelumnya
Amankan Kontinyuitas Pasokan Listrik, PLN Lakukan Perawatan Mesin Pembangkit
Monday, 11 November 2019

Berita terkait