Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Sunday, 07 July 2019 |
KalbarOnline, Sanggau
– Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot secara resmi membuka pekan Gawai Nosu
Minu Podi yang berlangsung di rumah adat Ponoriu, Dusun Lintang Kapuas,
Kecamatan Kapuas, Jumat (6/7/2019).
Turut hadir pada kegiatan pembukaan tersebut, Bupati
Sanggau, Paolus Hadi, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan, Mantan
Bupati Landak, Dr. Drs Adrianus Asia Sidot, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten
Sanggau, Ir. John Hendri, M.Si, Ketua
Tim pengerak PKK Sanggau, Arita Apolina, S.Pd., M.Si, Ketua GOW Sanggau, Yohana
Kusbariah Ontot, Pastor Mgr Agustinus Agus, Kepala Desa dan tokoh masyarakat
setempat.
Wabup Ontot yang juga merupakan Ketua Dewan Adat Dayak Sanggau
meminta agar masyarakat adat khususnya parah tokoh adat, pemuka adat,
temenggung adat bahwa pentingnya menjaga dan terus konsisten untuk
mempertahankan budaya leluhur yang telah ditinggalakan oleh nenek moyang.
“Tunjukan bahwa adat budaya yang dimiliki merupakan aset
bangsa yang luar biasa dan teruslah berkarya untuk kemajuan bersama, semoga
gawai mendatang lebih meriah dan hasil panen padi masyarakat melimpah,” pintanya.
Sementara Ketua panitia pelaksana gawai menyampaikan, kegiatan
berlangsung baik dan lancar. Ia juga mengungkapkan, dana gawai dihimpun melalui
hasil swadaya masyarakat Dusun Lintang Kapuas dan donatur lainnya.
“Gawai yang dilaksanakan diisi dengan berbagai kegiatan musyawarah
adat dan beberapa perlombaan permainan masyarakat,” tukasnya.
Setelah pembukaan, Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan
berkunjung ke rumah-rumah masyarakat sekitar guna menjalin silaturahim. (WWP)
KalbarOnline, Sanggau
– Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot secara resmi membuka pekan Gawai Nosu
Minu Podi yang berlangsung di rumah adat Ponoriu, Dusun Lintang Kapuas,
Kecamatan Kapuas, Jumat (6/7/2019).
Turut hadir pada kegiatan pembukaan tersebut, Bupati
Sanggau, Paolus Hadi, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan, Mantan
Bupati Landak, Dr. Drs Adrianus Asia Sidot, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten
Sanggau, Ir. John Hendri, M.Si, Ketua
Tim pengerak PKK Sanggau, Arita Apolina, S.Pd., M.Si, Ketua GOW Sanggau, Yohana
Kusbariah Ontot, Pastor Mgr Agustinus Agus, Kepala Desa dan tokoh masyarakat
setempat.
Wabup Ontot yang juga merupakan Ketua Dewan Adat Dayak Sanggau
meminta agar masyarakat adat khususnya parah tokoh adat, pemuka adat,
temenggung adat bahwa pentingnya menjaga dan terus konsisten untuk
mempertahankan budaya leluhur yang telah ditinggalakan oleh nenek moyang.
“Tunjukan bahwa adat budaya yang dimiliki merupakan aset
bangsa yang luar biasa dan teruslah berkarya untuk kemajuan bersama, semoga
gawai mendatang lebih meriah dan hasil panen padi masyarakat melimpah,” pintanya.
Sementara Ketua panitia pelaksana gawai menyampaikan, kegiatan
berlangsung baik dan lancar. Ia juga mengungkapkan, dana gawai dihimpun melalui
hasil swadaya masyarakat Dusun Lintang Kapuas dan donatur lainnya.
“Gawai yang dilaksanakan diisi dengan berbagai kegiatan musyawarah
adat dan beberapa perlombaan permainan masyarakat,” tukasnya.
Setelah pembukaan, Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan
berkunjung ke rumah-rumah masyarakat sekitar guna menjalin silaturahim. (WWP)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini