Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Sunday, 05 May 2019 |
KalbarOnline, Sekadau
– Tim Kapal Kemanusiaan 03 Kalimantan Barat dari Asia Muslim Charity
Foundation (AMCF) melakukan kegiatan kemanusiaan berupa bedah rumah bagi kaum
dhuafa. Pada kegiatan amal kali ini, Tim Kapal Kemanusiaan 03 Kalbar memilih
rumah milik Murni yang merupakan warga Dusun Kapuas, Desa Sungai Ringin,
Kecamatan Sekadau Hilir.
Rumah Murni yang kondisi sebelumnya memprihatinkan, kini
menjadi rumah yang layak huni dengan konstruksi semi permanen setelah dua
minggu dilakukan pembangunan oleh tim Kapal Kemanusiaan AMCF Kalbar. Rasa haru bahkan
tangis pun tak mampu dibendung oleh perempuan lanjut usia yang kini hidup
menjanda itu.
“Rumah nenek awalnya hanya dinding kayu, atapnya juga bocor,”
ujar Murni.
Murni mengaku bersyukur mendapat bantuan bedah rumah ini. Ia
mendoakan agar bantuan yang diterimanya itu menjadi Ridho Allah.
"Senang Alhamdulillah. Terima kasih banyak atas bantuan
yang diberikan untuk membangun rumah nenek,” pungkasnya.
Sementara Koordinator Regional Administrator Kapal Kemanusiaan
03 Kalimantan Barat, Fadil Mahdi mengatakan bahwa bedah rumah yang dilakukan
pihaknya itu memakan waktu 15 hari pengerjaan.
“Untuk ukuran rumah yakni 6x4 meter untuk satu keluarga dan
penerima manfaat harus berasal dari kaum dhuafa. Jadi, sebelumnya kami lakukan survei
terlebih dulu, lakukan cek. Hal ini dimaksudkan agar bantuan yang diberikan tepat
sasaran. Apakah memang layak menerima bantuan atau tidak,” tuturnya.
Setelah melakukan serangkaian survei, pihaknya kemudian mengajukan
bantuan kepada donatur hingga akhirnya pembangunan untuk bedah rumah tersebut
bisa dilakukan. Fadil menjelaskan, pengerjaan bedah rumah itu dilakukan secara
swadaya dari pihaknya dan dibantu oleh masyarakat setempat.
“Selama 14-15 hari rumah ini dikerjakan dengan konstruksi
bangunan semi permanen. Namun, Insya Allah bermanfaat bagi penerima,” tukasnya.
Selain itu, ia juga berujar, bahwa program yang dilakukan
pihaknya meliputi tiga bidang di antaranya bidang kesehatan berupa pembagian
kursi roda untuk difabel, sunatan massal serta pengobatan gratis. Kemudian bidang
sarana dan prasarana fisik berupa bedah rumah.
Kemudian bidang sosial kemanusiaan yakni berupa pembagian sembako. Selain bidang-bidang tersebut, program keagamaan menjadi bidang utama yang dilakukan pihaknya.
“Untuk pengobatan gratis itu diikuti 307 pasien, 59 pasien sunatan massal dan enam kursi roda dibagikan kepada difabel,” tandasnya. (Mus)
KalbarOnline, Sekadau
– Tim Kapal Kemanusiaan 03 Kalimantan Barat dari Asia Muslim Charity
Foundation (AMCF) melakukan kegiatan kemanusiaan berupa bedah rumah bagi kaum
dhuafa. Pada kegiatan amal kali ini, Tim Kapal Kemanusiaan 03 Kalbar memilih
rumah milik Murni yang merupakan warga Dusun Kapuas, Desa Sungai Ringin,
Kecamatan Sekadau Hilir.
Rumah Murni yang kondisi sebelumnya memprihatinkan, kini
menjadi rumah yang layak huni dengan konstruksi semi permanen setelah dua
minggu dilakukan pembangunan oleh tim Kapal Kemanusiaan AMCF Kalbar. Rasa haru bahkan
tangis pun tak mampu dibendung oleh perempuan lanjut usia yang kini hidup
menjanda itu.
“Rumah nenek awalnya hanya dinding kayu, atapnya juga bocor,”
ujar Murni.
Murni mengaku bersyukur mendapat bantuan bedah rumah ini. Ia
mendoakan agar bantuan yang diterimanya itu menjadi Ridho Allah.
"Senang Alhamdulillah. Terima kasih banyak atas bantuan
yang diberikan untuk membangun rumah nenek,” pungkasnya.
Sementara Koordinator Regional Administrator Kapal Kemanusiaan
03 Kalimantan Barat, Fadil Mahdi mengatakan bahwa bedah rumah yang dilakukan
pihaknya itu memakan waktu 15 hari pengerjaan.
“Untuk ukuran rumah yakni 6x4 meter untuk satu keluarga dan
penerima manfaat harus berasal dari kaum dhuafa. Jadi, sebelumnya kami lakukan survei
terlebih dulu, lakukan cek. Hal ini dimaksudkan agar bantuan yang diberikan tepat
sasaran. Apakah memang layak menerima bantuan atau tidak,” tuturnya.
Setelah melakukan serangkaian survei, pihaknya kemudian mengajukan
bantuan kepada donatur hingga akhirnya pembangunan untuk bedah rumah tersebut
bisa dilakukan. Fadil menjelaskan, pengerjaan bedah rumah itu dilakukan secara
swadaya dari pihaknya dan dibantu oleh masyarakat setempat.
“Selama 14-15 hari rumah ini dikerjakan dengan konstruksi
bangunan semi permanen. Namun, Insya Allah bermanfaat bagi penerima,” tukasnya.
Selain itu, ia juga berujar, bahwa program yang dilakukan
pihaknya meliputi tiga bidang di antaranya bidang kesehatan berupa pembagian
kursi roda untuk difabel, sunatan massal serta pengobatan gratis. Kemudian bidang
sarana dan prasarana fisik berupa bedah rumah.
Kemudian bidang sosial kemanusiaan yakni berupa pembagian sembako. Selain bidang-bidang tersebut, program keagamaan menjadi bidang utama yang dilakukan pihaknya.
“Untuk pengobatan gratis itu diikuti 307 pasien, 59 pasien sunatan massal dan enam kursi roda dibagikan kepada difabel,” tandasnya. (Mus)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini