Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Tuesday, 12 December 2017 |
KalbarOnline, Kubu Raya – Satu unit Excavator dibakar orang tidak dikenal, di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (10/12).
Kanit Resmob Dit Reskrimum Polda Kalbar, Inspektur Polisi Satu (IPTU) Imam Syarifudin, SH mengatakan dalam pesan singkatnya, kejadian itu diduga karena hak kepemilikan tanah antara warga sekitar dengan pihak perusahaan masih dalam status tumpang tindih, Selasa (12/12) siang.
Hal tersebut, berawal dari delapan orang pekerja menggunakan alat berat (excavator) sedang membuat saluran air didaerah tersebut, tiba-tiba datang ratusan orang tidak dikenal menanyakan pekerjaan mereka dengan gaya amarah yang dilanjutkan pengrusakan terhadap alat berat dan membakarnya.
Sontak kedelapan orang pekerja merasa ketakutan serta melarikan diri dan diamankan di rumah Mustakim sebagai Ketua RW didaerah itu. Yang selanjutnya, para karyawan serta 10 orang warga bersama-sama ke Polsek Sui Raya. Untuk melaporkan kejadian tersebut.
Adapun laporan itu dikenakan Pasal 406 KUHP tentang pengrusakan, yang selanjutnya dilakukan penyidikan lebih lanjut terhadap 10 orang warga serta delapan orang pekerja oleh Subdit 3 Dit Reskrimum Polda Kalbar. (ian)
KalbarOnline, Kubu Raya – Satu unit Excavator dibakar orang tidak dikenal, di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (10/12).
Kanit Resmob Dit Reskrimum Polda Kalbar, Inspektur Polisi Satu (IPTU) Imam Syarifudin, SH mengatakan dalam pesan singkatnya, kejadian itu diduga karena hak kepemilikan tanah antara warga sekitar dengan pihak perusahaan masih dalam status tumpang tindih, Selasa (12/12) siang.
Hal tersebut, berawal dari delapan orang pekerja menggunakan alat berat (excavator) sedang membuat saluran air didaerah tersebut, tiba-tiba datang ratusan orang tidak dikenal menanyakan pekerjaan mereka dengan gaya amarah yang dilanjutkan pengrusakan terhadap alat berat dan membakarnya.
Sontak kedelapan orang pekerja merasa ketakutan serta melarikan diri dan diamankan di rumah Mustakim sebagai Ketua RW didaerah itu. Yang selanjutnya, para karyawan serta 10 orang warga bersama-sama ke Polsek Sui Raya. Untuk melaporkan kejadian tersebut.
Adapun laporan itu dikenakan Pasal 406 KUHP tentang pengrusakan, yang selanjutnya dilakukan penyidikan lebih lanjut terhadap 10 orang warga serta delapan orang pekerja oleh Subdit 3 Dit Reskrimum Polda Kalbar. (ian)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini