Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Friday, 07 July 2017 |
KalbarOnline, Sekadau – Masih ingat kasus pembunuhan terhadap Herman? Korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan warga di Jalan Merdeka Timur kilometer 6, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Minggu (29/1) lalu. Hingga saat ini pihak keluarga berharap polisi dapat menemukan pelaku pembunuhan Herman.
Berselang lima bulan lebih pasca kasus pembunuhan itu, pihak keluarga menanti pihak kepolisian mengungkap kasus tersebut. Pihak keluarga tak ingin kasus yang terjadi beberapa tahun lalu terulang kembali, lantaran hingga saat ini belum terungkap.
Usman Syahman, abang Ipar korban menuturkan, pihak keluarga bersama tokoh masyarakat beberapa waktu lalu sudah mendatangi Polres Sekadau untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut. Saat ini, kata dia, sudah ada titik terang mengenai kasus tersebut.
“Kami dari keluarga minta tolong pelaku pembunuhan diketemukan. Karena sampai sat ini belum tahu siapa pelakunya,” ujarnya, pada awak media saat ditemui dikediamannya, Jumat (7/7).
Untuk itu, kata dia, pihak keluarga berharap polisi menemukan pelaku pembunuhan adik iparnya itu. Apalagi, kata dia, kasus ini sudah terjadi cukup lama sehingga besar harapan pihak keluarga kasus tersebut dapat tuntas.
“Kami pihak keluarga sudah menanyakan kasus tersebut, besar harapan kami kasus ini cepat tuntas,” harapnya.
Usman mengatakan, pihak keluarga tidak ingin kasus 2010 lalu kembali terulang. Ia menceritakan, kasus pada 2010 lalu merupakan kasus pembunuhan yang hingga saat ini juga belum terungkap.
Pihak keluarga, kata Usman, hanya menuntut keadilan karena nyawa sang adik ipar direnggut begitu keji. Untuk itu, kata dia, pihak keluarga berharap pihak Kepolisian segera mengungkap kasus tersebut.
“Kami tidak ingin, kasus 2010 terulang kembali. Kami berharap polisi dapat menemukan pelakunya,” tandasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sekadau belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, tidak ada tanggapan dari yang bersangkutan.
Ditemukan Tanpa Identitas
Penemuan mayat tersebut membuat geger warga dan ditemukan di kebun karet. Jasad Herman yang juga warga Desa Nanga Taman, Kecamatan Nanga Taman itu tanpa identitas.
Ditemukan sejumlah luka kekerasan benda tajam dan tumpul pada tubuh korban. Saat itu, sepeda motor korban juga ditemukan di lokasi kejadian. Herman diduga menjadi korban pembunuhan.
Polisi kemudian membentuk tim khusus guna mengungkap kasus tersebut. Identitas Herman terungkap sekitar pukul 20.20, Minggu (29/1). Ia juga diketahui meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. (Mus)
KalbarOnline, Sekadau – Masih ingat kasus pembunuhan terhadap Herman? Korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan warga di Jalan Merdeka Timur kilometer 6, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Minggu (29/1) lalu. Hingga saat ini pihak keluarga berharap polisi dapat menemukan pelaku pembunuhan Herman.
Berselang lima bulan lebih pasca kasus pembunuhan itu, pihak keluarga menanti pihak kepolisian mengungkap kasus tersebut. Pihak keluarga tak ingin kasus yang terjadi beberapa tahun lalu terulang kembali, lantaran hingga saat ini belum terungkap.
Usman Syahman, abang Ipar korban menuturkan, pihak keluarga bersama tokoh masyarakat beberapa waktu lalu sudah mendatangi Polres Sekadau untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut. Saat ini, kata dia, sudah ada titik terang mengenai kasus tersebut.
“Kami dari keluarga minta tolong pelaku pembunuhan diketemukan. Karena sampai sat ini belum tahu siapa pelakunya,” ujarnya, pada awak media saat ditemui dikediamannya, Jumat (7/7).
Untuk itu, kata dia, pihak keluarga berharap polisi menemukan pelaku pembunuhan adik iparnya itu. Apalagi, kata dia, kasus ini sudah terjadi cukup lama sehingga besar harapan pihak keluarga kasus tersebut dapat tuntas.
“Kami pihak keluarga sudah menanyakan kasus tersebut, besar harapan kami kasus ini cepat tuntas,” harapnya.
Usman mengatakan, pihak keluarga tidak ingin kasus 2010 lalu kembali terulang. Ia menceritakan, kasus pada 2010 lalu merupakan kasus pembunuhan yang hingga saat ini juga belum terungkap.
Pihak keluarga, kata Usman, hanya menuntut keadilan karena nyawa sang adik ipar direnggut begitu keji. Untuk itu, kata dia, pihak keluarga berharap pihak Kepolisian segera mengungkap kasus tersebut.
“Kami tidak ingin, kasus 2010 terulang kembali. Kami berharap polisi dapat menemukan pelakunya,” tandasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sekadau belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, tidak ada tanggapan dari yang bersangkutan.
Ditemukan Tanpa Identitas
Penemuan mayat tersebut membuat geger warga dan ditemukan di kebun karet. Jasad Herman yang juga warga Desa Nanga Taman, Kecamatan Nanga Taman itu tanpa identitas.
Ditemukan sejumlah luka kekerasan benda tajam dan tumpul pada tubuh korban. Saat itu, sepeda motor korban juga ditemukan di lokasi kejadian. Herman diduga menjadi korban pembunuhan.
Polisi kemudian membentuk tim khusus guna mengungkap kasus tersebut. Identitas Herman terungkap sekitar pukul 20.20, Minggu (29/1). Ia juga diketahui meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. (Mus)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini