Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Friday, 07 July 2017 |
KalbarOnline, Sekadau – Bupati Sekadau disela-sela hari liburnya menyempatkan diri melayat korban ibu Yupita Lindawati dan Merlis Alwandi (anaknya yang berusia 2 bulan) yang tertimpa pohon durian di dusun Pantok, Kecamatan Nanga Taman, Minggu (2/7) kemarin.
Bupati Rupinus juga dalam kesempatan tersebut menyerahkan langsung sejumlah bantuan kepada pihak keluarga korban. Sejumlah bantuan yang diserahkan oleh Bupati Rupinus diterima langsung oleh suami korban. Dalam kesempatan itu hadir juga kepala pelaksana Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ahmad Suryadi.
Suasana duka menyelimuti bagi siapa saja yang melayat di rumah duka. Isak tangis anak-anak dan suami yang ditinggalkan seakan tidak mau henti. Kejadian yang tidak diduga dan sangat mengenaskan. Seorang ibu bersama anaknya yang masih berusia 2 (dua) bulan pergi untuk selamanya dengan cara yang mengenaskan.
“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Sekadau saya turut berbela sungkawa atas meninggalnya ibu bersama anaknya, akibat musibah tertimpa pohon durian, semoga damai bersama bapa di surga dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Rupinus.
Perlu diketahui tempat kejadian perkara yang menyebabkan kematian bagi ibu dan anaknya yang adalah warga Dusun Pantok tepat di depan kapel (gereja kecil) di Dusun Kibang, Desa Lubuk Tajau sekitar 1 km dari simpang Sekotong, Kecamatan Nanga Taman. Saat itu pohon yang di tebang adalah jenis durian.
Menurut penuturan salah seorang warga menyebutkan bahwa korban tertimpa pohon saat mengendarai sepeda motor bersama suami dan anaknya yang sudah agak besar.
“Motor yang dikendarai oleh sang suami terlambat sedikit maju ke depan mendahului batang pohon durian yang tumbang di badan jalan raya Kibang sehingga yang tertimpa adalah isteri dan anak yang digendongnya, sedangkan suami dan anaknya selamat dari musibah itu,” tuturnya.
Kasihan betul dan tidak disangka, padahal niat mereka mau mengobati anaknya yang masih berusia dua bulan sekaligus mau belanja di pasar Nanga Taman.
“Kita berdoa semoga almarhum ibu dan anaknya diterima disisi kanan Allah bapa yang maha kuasa dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tandasnya. (Mus/Hms)
KalbarOnline, Sekadau – Bupati Sekadau disela-sela hari liburnya menyempatkan diri melayat korban ibu Yupita Lindawati dan Merlis Alwandi (anaknya yang berusia 2 bulan) yang tertimpa pohon durian di dusun Pantok, Kecamatan Nanga Taman, Minggu (2/7) kemarin.
Bupati Rupinus juga dalam kesempatan tersebut menyerahkan langsung sejumlah bantuan kepada pihak keluarga korban. Sejumlah bantuan yang diserahkan oleh Bupati Rupinus diterima langsung oleh suami korban. Dalam kesempatan itu hadir juga kepala pelaksana Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ahmad Suryadi.
Suasana duka menyelimuti bagi siapa saja yang melayat di rumah duka. Isak tangis anak-anak dan suami yang ditinggalkan seakan tidak mau henti. Kejadian yang tidak diduga dan sangat mengenaskan. Seorang ibu bersama anaknya yang masih berusia 2 (dua) bulan pergi untuk selamanya dengan cara yang mengenaskan.
“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Sekadau saya turut berbela sungkawa atas meninggalnya ibu bersama anaknya, akibat musibah tertimpa pohon durian, semoga damai bersama bapa di surga dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Rupinus.
Perlu diketahui tempat kejadian perkara yang menyebabkan kematian bagi ibu dan anaknya yang adalah warga Dusun Pantok tepat di depan kapel (gereja kecil) di Dusun Kibang, Desa Lubuk Tajau sekitar 1 km dari simpang Sekotong, Kecamatan Nanga Taman. Saat itu pohon yang di tebang adalah jenis durian.
Menurut penuturan salah seorang warga menyebutkan bahwa korban tertimpa pohon saat mengendarai sepeda motor bersama suami dan anaknya yang sudah agak besar.
“Motor yang dikendarai oleh sang suami terlambat sedikit maju ke depan mendahului batang pohon durian yang tumbang di badan jalan raya Kibang sehingga yang tertimpa adalah isteri dan anak yang digendongnya, sedangkan suami dan anaknya selamat dari musibah itu,” tuturnya.
Kasihan betul dan tidak disangka, padahal niat mereka mau mengobati anaknya yang masih berusia dua bulan sekaligus mau belanja di pasar Nanga Taman.
“Kita berdoa semoga almarhum ibu dan anaknya diterima disisi kanan Allah bapa yang maha kuasa dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tandasnya. (Mus/Hms)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini