Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 05 May 2017 |
KalbarOnline, Sintang – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah membuka secara resmi kegiatan seminar kebangsaan mengenai tema mengelola konflik kekerasan dan membangun perdamaian yang dilaksanakan di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, pada Kamis (4/5).
Hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Alqadri Center (YAC) Prof. Dr. Syarif Ibrahim Alqadri, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang.
Sekretaris Daerah yang saat itu mewakili Bupati Sintang membacakan sambutan Bupati Sintang, Yosepha Hasnah mengatakan, fenomena konflik sosial merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari sebagai konsekuensi logis dari interaksi social “persoalan saat ini, kita bukan hanya bagaimana bisa meredam konflik, akan tetapi kita harus bisa bagaimana mengelolanya secara tepat sehingga tidak merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya di Kabupaten Sintang”. Kata Yosepha
Menurut Yosepha, konflik social dan pemicu konflik saat ini sangat beragam, “pemicu konflik semakin beragam seperti permasalahan yang berkaitan dengan politik, ekonomi, dan sosial budaya, perseteruan antarumat beragama atau inter-umat beragama, antarsuku/etnis, sengketa batas wilayah desa, kabupaten, atau provinsi, sengketa sumber daya alam antar-masyarakat atau antara masyarakat dengan pelaku usaha, distribusi sumber daya alam yang tidak seimbang dan sebagainya.” Ungkap Sekretaris Daerah.
Sambung Sekretaris Daerah mengatakan membangun suatu lembaga yang memiliki nilai maupun norma haruslah dapat menyuburkan kebersamaan, membuat kebijakan dan perlakuan yang adil untuk di tengah masyarakat. Tutur Yosepha.
“saya meminta kepada semua pihak untuk berkontribusi sehingga seminar ini dapat menghasilkan rekomendasi yang dapat dilaksanakan semua pihak. saya meminta hasil seminar ini dapat dipublikasikan kepada pihak-pihak terkiat termasuk kepada pemerintah daerah untuk menjadi bahan kebijakan dalam mengatasi dan mengelola konflik di Kabupaten Sintang.” Pesan Sekda.
Ketua Panitia penyelenggara, Budiharto menyampaikan bahwa kegiatan seminar kebangsaan ini dilaksanakan agar masyarakat dapat menjamin perdamaian, mencegah terjadinya konflik di tengah masyarakat, “tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sintang tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam rangka mencegah terjadinya konflik kekerasan dan membangun perdamaian, sehingga dapat menumbuhkembangkan rasa persatuan dan kesatuan bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sintang”. Kata Budi
Sementara itu pelaksanaan seminar ini dihadiri oleh para pimpinan SKPD, camat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Ada, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, Forum Antar Umat BEragama, Organisasi Masyarakat, para mahasiswa dengan total sekitar 170 orang yang diisi materi oleh Prof.Dr.H. Syarif Ibrahim Alqadrie yang dimana ketua Yayasan Alqadrie Center dan Dosen Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial Universitas Tanjungpura.” Tutup Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik ini.(Sg)
KalbarOnline, Sintang – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah membuka secara resmi kegiatan seminar kebangsaan mengenai tema mengelola konflik kekerasan dan membangun perdamaian yang dilaksanakan di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, pada Kamis (4/5).
Hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Alqadri Center (YAC) Prof. Dr. Syarif Ibrahim Alqadri, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang.
Sekretaris Daerah yang saat itu mewakili Bupati Sintang membacakan sambutan Bupati Sintang, Yosepha Hasnah mengatakan, fenomena konflik sosial merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari sebagai konsekuensi logis dari interaksi social “persoalan saat ini, kita bukan hanya bagaimana bisa meredam konflik, akan tetapi kita harus bisa bagaimana mengelolanya secara tepat sehingga tidak merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya di Kabupaten Sintang”. Kata Yosepha
Menurut Yosepha, konflik social dan pemicu konflik saat ini sangat beragam, “pemicu konflik semakin beragam seperti permasalahan yang berkaitan dengan politik, ekonomi, dan sosial budaya, perseteruan antarumat beragama atau inter-umat beragama, antarsuku/etnis, sengketa batas wilayah desa, kabupaten, atau provinsi, sengketa sumber daya alam antar-masyarakat atau antara masyarakat dengan pelaku usaha, distribusi sumber daya alam yang tidak seimbang dan sebagainya.” Ungkap Sekretaris Daerah.
Sambung Sekretaris Daerah mengatakan membangun suatu lembaga yang memiliki nilai maupun norma haruslah dapat menyuburkan kebersamaan, membuat kebijakan dan perlakuan yang adil untuk di tengah masyarakat. Tutur Yosepha.
“saya meminta kepada semua pihak untuk berkontribusi sehingga seminar ini dapat menghasilkan rekomendasi yang dapat dilaksanakan semua pihak. saya meminta hasil seminar ini dapat dipublikasikan kepada pihak-pihak terkiat termasuk kepada pemerintah daerah untuk menjadi bahan kebijakan dalam mengatasi dan mengelola konflik di Kabupaten Sintang.” Pesan Sekda.
Ketua Panitia penyelenggara, Budiharto menyampaikan bahwa kegiatan seminar kebangsaan ini dilaksanakan agar masyarakat dapat menjamin perdamaian, mencegah terjadinya konflik di tengah masyarakat, “tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sintang tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam rangka mencegah terjadinya konflik kekerasan dan membangun perdamaian, sehingga dapat menumbuhkembangkan rasa persatuan dan kesatuan bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sintang”. Kata Budi
Sementara itu pelaksanaan seminar ini dihadiri oleh para pimpinan SKPD, camat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Ada, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, Forum Antar Umat BEragama, Organisasi Masyarakat, para mahasiswa dengan total sekitar 170 orang yang diisi materi oleh Prof.Dr.H. Syarif Ibrahim Alqadrie yang dimana ketua Yayasan Alqadrie Center dan Dosen Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial Universitas Tanjungpura.” Tutup Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik ini.(Sg)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini